Ilustrasi. (Foto: antara)
Ilustrasi. (Foto: antara)

BMKG Prakirakan Selatan Jawa Alami Gelombang Tinggi

Ngopibareng.id Nasional 30 March 2018 08:24 WIB

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian perairan di selatan Jawa akan mengalami gelombang tinggi pada hari Jumat, 30 Maret 2018, pukul 07.00-19.00 WIB.

Berdasarkan laman BMKG yang dipantau di Jakarta, Jumat pagi, disebutkan perairan selatan Jawa Tengah hingga Jawa Timur dan Samudra Hindia selatan Jawa hingga Bali akan dihantam gelombang dengan tinggi 2,5-4 meter.

"Sementara di perairan selatan Jawa bagian barat tinggi gelombang akan sekitar 1,25-2,50 meter, dengan angin umumnya bertiup dari barat hingga barat laut dengan kecepatan 8 hingga 20 knots," tulis BMKG dalam lamannya.

Perairan dengan ketinggian gelombang 1,25-2,50 meter juga diperkirakan akan terjadi di barat Aceh, barat Pulau Simeulue hingga Kepulauan Mentawai, Bengkulu hingga barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, selatan Bali hingga Sumbawa.

Selain itu, di Selat Bali hingga Selat Lombok dan Selat Alas bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, selatan Pulau Sumba, Pulau Sawu dan Pulau Rotte, Laut Sawu bagian selatan, Samudra Hindia barat Sumatera, Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara, Laut Jawa.

Kemudian, di perairan selatan Kalimantan, Laut Sulawesi bagian tengah dan timur, perairan timur Bitung, Laut Maluku bagian utara, perairan Kepulauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud, utara dan timur Halmahera, Laut Halmahera, dan perairan utara Papua Barat hingga Papua.

Adapun di perairan lainnya, BMKG mencatat ketinggian gelombang akan berkisar 0,5-1,25 meter.

Selain itu, pada beberapa perairan Indonesia juga diperkirakan oleh BMKG akan berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir, yaitu di perairan barat Aceh, Kepulauan Mentawai dan Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, perairan Kotabaru, Selat Makassar, perairan Balikpapan, Kalimantan Utara, utara Sulawesi, Laut Sulawesi, Laut Maluku, perairan Sulawesi Tenggara, dan perairan Agats-Amamapare.

"Adanya awan gelap (cumulonimbus) di lokasi tersebut dapat menimbulkan angin kencang dan menambah tinggi gelombang," tulis BMKG dalam lamannya.

BMKG juga memperingatkan ketinggian gelombang bisa mencapai dua kali dari yang tertera. (ant/frd)

Penulis : Farid Rahman

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

01 Dec 2020 16:15 WIB

Manuver Pesawat TNI AU Diduga Picu Munculnya Awan Bentuk Cincin

Jawa Timur

Awan terjadi karena jejak kondensasi pesawat latih TNI AU

29 Nov 2020 08:12 WIB

Sukabumi Diguncang Gempa

Warta Bumi

Sukabumi diguncang gempa tektonik.

21 Nov 2020 05:45 WIB

Surabaya, Sidoarjo hingga Gresik Berpeluang Hujan

Warta Bumi

Suhu cerah pada pagi hari akan berubah pada siang dan sore hari.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...