POLISI melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah Busar, Desa Kramatagung, Kabupaten Probolinggo. (Foto: Istimewa/ngopibareng.id)

Blaaar, 2 Bondet Meledak di Probolinggo

Jawa Timur 19 November 2019 20:34 WIB

Dua petasan besar (bondet) meledak di dua tempat berbeda di Probolinggo, Selasa dini hari, 19 November 2019. Ledakan pertama di rumah Busar, 24 tahun, warga Desa Kramatagung, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, sekira pukul 02.45.

Ledakan kedua terjadi di rumah Sumiarsih, 37, warga Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, sekira pukul 02.00. Seorang pria yang diduga pelaku peledakan mengalami luka parah pada tangannya sehingga dirawat di rumah sakit.

Ledakan di rumah Busar di RT 17, RW 005, Dusun Caowan, Kramatagung menimbulkan kerusakan pada jendela rumah. Terlihat kaca-kaca jendela hancur akibat ledakan keras. “Saya kaget terbangun saat tidur di kursi di ruang tamu,” kata Busar.

Selasa siang, Kasatreskrim Polres Probolinggo, AKP Riski Santoso dan jajarannya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Tidak ada korban luka atau korban jiwa, hanya jendela rumah hancur,” katanya.

Mantan perwira Panit II Unit I Subdit IV Ditreskrimum Polda Jatim ini mengaku, menemukan barang bukti berupa material kedakan. Barang bukti, lanjutnya, akan dibawa untuk kepentingan penyelidikan.

“Kami amankan serpihan kaca yang pecah akibat ledakan bondet, selain itu juga kertas bungkusan bondet,” ujar AKP Riski.

Pria kelahiran Surabaya itu mengatakan, belum bisa menyuimpulkan motif peledakan bondet di rumah Busar.

Sementara itu ledakan serupa terjadi di rumah Sumiarsih di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Pilang, Kota Probolinggo. Seoarang pria yang diduga pelempar bondet mengalami luka parah pada tangannya.

Pria tersebut diketahui bernama Untung Adi Prastowo (36), warga Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Berdasarkan pemeriksaan, Untung merupakan mantan suami Sumiarsih.

Kapolsek Kademangan, Kompol Toyib Subur menceritakan, malam itu begitu mendapat laporan ada ledakan, polisi langsung meluncur ke lokasi. Polisi tidak berseragam (berpakaian preman) mendapati sebuah sepeda motor Honda Vario bernomor polisi N 5386 SR di dekat lokasi ledakan.

Atas saran seorang warga, polisi kemudian mencari jejak pelaku ke arah timur. Benar, ditemukan seorang pria yang mengalami luka parah pada tangannya.

“Pria ini meminta tolong polisi berpakaian preman agar diantarkan berobat ke rumah sakit,” kata Kompol Toyib. Pelaku kemudian diantarkan ke RSUD dr Mohamad Saleh, Kota Probolinggo.

Polisi menduga, pria tersebut melemparkan bondet ke arah rumah Sumiarsih. Tetapi bondet terpental dan balik arah kemudian meledak mengenai tangan pelaku.

Sumiarsih yang ditemui awak media di rumahnya membenarkan, rumahnya dilempar bondet. Ia juga membenarkan ketika ditunjukkan foto pria yang mengalami luka dan dirawat di rumah sakit.

“Ya, dia mantan suami saya. Saya bercerai dengannya karena tidak kuat, dulu sering dipukuli,” kata Sumiarsih.

Polisi menduga, Untung tidak terima pasca perceraian dengan Sumiarsih. Sehingga melancarkan terror dengan melempar bondet. “Ini sudah dua kali rumah saya dilempar bondet,” kata Sumiarsih. (isa)

Penulis : Ikhsan Mahmudi

Editor : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

25 Feb 2020 18:12 WIB

3.000 Rumah Belum Punya Akses Sanitasi

Jawa Timur

96 persen rumah tangga di Kota Probolinggo memiliki akses limbah domestik.

23 Feb 2020 20:30 WIB

CFM di Bromo Dikritik DPRD

Jawa Timur

Car Free Month dimasuki ranmor

19 Feb 2020 18:00 WIB

Karena Cemburu Istrinya Dibonceng, Pegawai Pabrik Garmen Dibacok

Jawa Timur

Soleh tega membacok pria yang diduga penganggu istrinya.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.