Foto-foto senjata dan peluru yang beredar di media sosial. (Foto: Instagram)
Foto-foto senjata dan peluru yang beredar di media sosial. (Foto: Instagram)

BIN: Kerusuhan Mako Brimob Terjadi karena Ada Pemicunya

Ngopibareng.id Nasional 09 May 2018 10:30 WIB

Badan Intelejen Nasional membenarkan adanya kericuhan yang terjadi di Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok. Direktur Informasi dan Komunikasi BIN, Wawan Hari Purwanto mengatakan, kejadian ini terjadi sekitar pukul 19.00-20.00 tadi malam.

Kata Wawan, ada sejumlah narapidana yang berusaha untuk merebut senjata petugas. Namun kejadian ini sudah berhasil dilokasir oleh petugas.

"Kejadiannya, terjadi dalam radius yang sedemikian sempit. Makanya bisa langsung dikuasai oleh petugas," kata Wawan kepada media.

Fotofoto senjata dan peluru yang beredar di media sosial Foto InstagramFoto-foto senjata dan peluru yang beredar di media sosial. (Foto: Instagram)

Menurut Wawan, kasus perebuatan senjata semacam ini harus ditangani serius oleh petugas, karena senjata harus melekat kepada petugas. Jangan sampai senjata jatuh ke tangan orang-orang yang tidak berhak. Apalagi ke tangan teroris. Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa ini terjadi ruang tahanan blok C yang dihuni oleh napi teroris.  

Wawan pun menduga, kejadian ini meletup karena ada pemicunya. Pasalnya dalam pantauan, aktivitas di tahanan Markas Komando Brimob dalam kondisi normal. Hal ini terpantau melalui kamera CCTV yang banyak tersebar di Markas Komando Brimob.

"Petugas saat ini sedang melakukan verifikasi dan pendataan soal jumlah korban, narapidana dan jumlah senjata apakah sudah sesuai dengan data yang ada," kata Wawan. (amr)

Penulis : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

20 Oct 2020 22:00 WIB

SPBI Tuduh Polisi Lakukan Intimidasi Buruh dan Mahasiswa

Jawa Timur

Sejumlah buruh dan mahasiswa didatangi polisi sebelum aksi.

14 Oct 2020 17:27 WIB

Polresta Malang Pulangkan 38 Anak Diduga akan Lakukan Aksi

Jawa Timur

Polisi dalami peran tiga anak terkait kerusuhan aksi pada 8 Oktober 2020.

13 Oct 2020 21:00 WIB

Polresta Malang Tangkap 2 Orang Terkait Rusuh Aksi Omnibus Law

Jawa Timur

Terlibat pelemparan gedung dewan dan aparat serta perusakan mobil Satpol PP.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...