I Gede Ari Astina alias Jerinx. (Foto: Instagram)

Biasa Garang di IG, Jerinx Ditunggu Kedatangannya ke Polda Bali

06 Aug 2020 00:19

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Bali, Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho mengaku telah mengirim surat panggilan kedua kepada Jerinx, drummer band Superman is Dead (SID), setelah sebelumnya dia mangkir dari panggilan pada Senin 3 Agustus 2020.

Pemanggilan kedua Jerinx dijadwalkan pada Kamis, 6 Agustus 2020. Jika besok Jerinx tak datang, kata Yuliar, pihaknya akan melakukan penjemputan paksa. Pemanggilan Jerinx dilakukan sebagai bentuk standar operasional prosedur (SOP) kepolisian dalam pengusutan suatu perkara.

Jerinx akan diminta keterangannya terkait unggahan di akun media sosial Instragram @jrxsid, terkait sebutan 'kacung' WHO sehingga membuat IDI Bali meradang. Sejauh ini, polisi telah memeriksa saksi-saksi, dokter bahkan sampai meminta keterangan sejumlah ahli. Yuliar mengatakan dari keterangan ahli bahasa, unggahan pemilik nama lengkap I Gede Ari Astina tersebut disebut mengarah ke ujaran kebencian.

"Tetap kami pakai asas praduga tak bersalah karena belum tentu juga Jerinx salah. Kami sudah minta keterangan saksi, keterangan dokter dan ahli bahasa. Hanya Jerinx saja yang belum," kata Yuliar.

"Dan itu sudah sesuai dengan SOP serta undang-undang juga diatur. Pemanggilan Jerinx harus dilakukan. Memang Jerinx harus menjelaskan, sebagai warga negara kan begitu. Jika tidak datang, maka kami surati lagi sekaligus kami jemput paksa," sambungnya.

Kuasa hukum Jerinx, I Wayan Gendo Suardana mengatakan, selama tidak ada halangan yang bersifat mendesak, maka kliennya dipastikan hadir ke markas polisi di kota Denpasar tersebut.

"Untuk pemanggilan besok, sepanjang tidak ada hal yang emergency, Jerinx pasti datang," ujar Gendo.

Namun dia enggan berpolemik terkait rencana Polda Bali akan menjemput paksa kliennya jika tidak hadir pada panggilan kedua. Dia mengatakan soal langkah polisi hal tersebut sudah ada ketentuannya, yakni pemanggilan paksa baru bisa dilakukan setelah yang bersangkutan tidak hadir pada panggilan ketiga.

Sementara itu, Grup band SID ikut memberi dukungannya untuk sang drummer yang sedang tersandung masalah. Menurut SID, Jerinx sedang menyuarakan aspirasi dan kritik terhadap beberapa kebijakan. "Sudah beberapa bulan JRX (Jerinx) getol menyuarakan aspirasi menentang kebijakan beberapa pihak yang dirasa membuat masyarakat makin terpuruk di masa sulit saat ini," tulis SID melalui akun Instagram mereka @sid_official, Rabu 5 Agustus 2020.

"Hal ini tentunya mendapat pula dukungan dari keluarga kecil di band yang dibangun bersama-sama hingga berada di titik saat ini," sambungnya.