Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (BI) Malang, Azka Subhan, saat ditemui di Hotel Atria, Kota Malang, Jawa Timur. (Foto: Lalu Theo/Ngopibareng.id)
Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (BI) Malang, Azka Subhan, saat ditemui di Hotel Atria, Kota Malang, Jawa Timur. (Foto: Lalu Theo/Ngopibareng.id)

BI Prediksi November 2020 Kota Malang akan Alami Inflasi

Ngopibareng.id Ekonomi dan Bisnis 28 November 2020 14:45 WIB

Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (BI) Malang memprediksi pada November 2020, Kota Malang akan mengalami inflasi meski angkanya di bawah 1 persen. Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (BI) Malang, Azka Subhan mengatakan, pertumbuhan ekonomi akan positif setelah lima kali mengalami deflasi sepanjang periode Januari hingga Oktober 2020.

"Secara keseluruhan saya perkirakan Kota Malang akan mengalami inflasi, meski angkanya tipis ya. Jadi tidak lagi deflasi," tuturnya, pada Sabtu 28 November 2020.

Optimisme ini, menurut Azka, berdasarkan mulai bertumbuhnya ekonomi di Kota Malang setelah BI melakukan survei penjualan eceran (SPE) yang dilakukan pada bulan November. Dari hasil survei yang dilakukan oleh BI Malang secara month to month (mtm) pada November 2020 ini.

"Menunjukkan bahwa secara perkiraan total omzet penjualan eceran tumbuh 12,07 persen mtm," sambung dia.

Angka ini lebih tingi dibandingkan dengan realisasi omzet bulan Oktober yakni sebesar 9,66 persen (mtm). Azka mengungkapkan bahwa pertumbuhan omzet penjualan tersebut terjadi pada seluruh kelompok komoditas.

"Adanya peningkatan ini sejalan dengan implementasi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang mendorong aktivitas masyarakat," ujarnya.

Pertumbuhan pada sektor penjualan eceran ini terang Azka, diprediksi akan bertahan sampai pada akhir tahun. Pertumbuhan sektor penjualan eceran, tutur Azka, utamanya ditopang oleh trend positif kelompok makanan, minuman, serta tembakau.

"Kelompok barang budaya dan rekreasi juga diperkirakan menunjukkan adanya perbaikan, ini sejalan dengan adanya perayaan Natal dan Tahun baru," katanya.

Azka menyatakan, SPE ini merupakan survei bulanan yang bertujuan untuk mengetahui sumber tekanan inflasi dari sisi permintaan serta memperoleh gambaran mengenai kecenderungan perkembangan penjualan eceran serta konsumsi masyarakat.

"Hasil survei ini dapat dijadikan sebagai salah satu indikator mengenai perkembangan kondisi ekonomi di wilayah kerja Kantor Perwakilan Wilayah BI Malang," tutupnya.

Penulis : Lalu Theo Ariawan Hidayat Kabul

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

16 Jan 2021 21:15 WIB

FK Unair Ciptakan Aplikasi untuk Lindungi Nakes dari Covid-19

Kesehatan

Aplikasi ini bisa menjadi sarana KIE bagi nakes dalam menangani covid-19.

16 Jan 2021 21:00 WIB

Greysia/Apriyani Melaju ke Final Thailand Open 2021

Bulutangkis

Greysia/Apriani kalahkan ganda Korsel Lee So-hee/Shin Seung-chan.

16 Jan 2021 20:45 WIB

Maret, Asprov PSSI Jatim Gelar Kongres Secara Offline

Liga Indonesia

Kongres akan digelar secara offline dengan protokol kesehatan Covd-19

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...