Gus Ipul saat menghadiri Majelis Al-Qur'an dan Dzikrudz Dzakirin Al-Ittihad di Depan Kantor Balai Desa Jerukpurut, Gempol Pasuruan, Kamis 8 Maret 2018 malam. (Foto: Istimewa)

Bersama Ribuan Jemaah, Gus Ipul Hadiri Majelis Al Quran

Jawa Timur 09 March 2018 06:15 WIB

Majelis dapat memperkuat kebersamaan dan merekatkan persatuan. Ini merupakan warisan para alim dan guru yang harus terus dijaga. Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2 Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkapkannya saat menghadiri Majelis Al-Qur'an dan Dzikrudz Dzakirin Al-Ittihad di Depan Kantor Balai Desa Jerukpurut, Gempol Pasuruan, Kamis 8 Maret 2018 malam.

Gus Ipul mengatakan, melalui majelis ini dapat memperekat persatuan antara para guru, alim dengan para santrinya. Sebagai contoh, para alim duduk bersila, dan santrinya juga ikut duduk bersila. Tentu ini majelis khataman Al-Qur'an mempersatukan kita dunia dan akhirat. "Di dunia kumpul, di akhirat juga kumpul. Inilah persatuan dan kesatuan yang harus terus kita jaga," ujarnya.

Lebih lanjut disampaikannya, para santri datang ke majelis, bertemu dengan para guru, alim, tokoh-tokoh yang mampu membuat kita tambah ilmu. Ilmu menjadi sangat penting, bagi yang menguasai ilmu dinamakan alim. Menurutnya, kalau tidak bisa menjadi alim, paling tidak mau belajar dan mendapatkan ilmu dalam majelis. Iman bisa dijaga dan ilmu juga bisa diraih dengan berkumpul dengan alim melalui majelis.

"Seseorang yang mempunyai ilmu itu luar biasa. Belajarlah kepada orang alim, lewat majelis ini. Jika tidak bisa menjadi alim, setidaknya mendengarkan para alim berbicara," kata Gus Ipul.

Usai mengikuti pengajian ini, Mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal ini sempat memuji masyarakat Desa Jerukpurut yang rukun, damai serta mampu bergotong royong dalam mewujudkan kemakmuran bersama.

"Saya masuk desa ini sangat bergembira. Desanya bersih dan masyarakatnya ramah dan sangat dekat ulama," kata Gus Ipul.

Desa bersih seperti desa Jerukpurut ini bisa menjadi teladan untuk mewujudkan desa mandiri sebagai bagian dari program “Seribu Dewi”, pengembangan seribu desa wisata yang bakal digeber di seluruh pelosok bersama Cawagub Puti Guntur Soekarno.

“Titik tekan programnya adalah warga, pariwisata berbasis warga. Ibu-ibu, anak muda, warga diberdayakan" ujarnya. Dari program itu, Gus Ipul menargetkan ada 200.000 lapangan kerja untuk warga desa.

Sementara itu, Majelis Al-Qur'an dan Dzikrudz Dzakirin Al-Ittihad di Depan Kantor Balai Desa Jerukpurut, Gempol Pasuruan, kali ini diikuti ribuan jemaah, santri dan warga. (frd)

Penulis : Farid Rahman

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

17 May 2020 15:36 WIB

Menko PMK Minta Maaf atas Antrean Penumpang di Soekarno-Hatta

Nasional

Perlu ada perbaikan pengetatan prosedur.

15 May 2020 12:28 WIB

Inilah Sistem Antrean Baru di Bandara Soekarno-Hatta

Nasional

Ada sistem antrean baru bagi calon penumpang di bandara Soetta.

15 May 2020 04:54 WIB

6 Fakta Penumpukan Penumpang Bandara Soekarno-Hatta

Nasional

Penumpukan penumpang di Soekarno-Hatta dikawatir picu cluster baru.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...