Dosen Fisip UNAIR, Joko Susanto. (Foto: Istimewa)
Dosen Fisip UNAIR, Joko Susanto. (Foto: Istimewa)

Hoax Tak Boleh Jadi Senjata Berpolitik

Ngopibareng.id Jawa Timur 16 March 2018 18:12 WIB

Memasuki Pemilihan Kepala Daerah yang tinggal beberapa bulan lagi, banyak sekali berita yang beredar untuk saling menjatuhkan salah satu pasangan calon. Terlebih saat memasuki massa kampanye.

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga (Unair), Joko Susanto, mengatakan saat ini banyak sekali berita-berita liar yang bohong atau hoax. Untuk itu ia mengimbau kepada para calon untuk tak saling menyebar hoax atau SARA.

"Hoax bukan kabar bohong semata, saat ini hoax menjadi senjata politik yang dipakai untuk mengaduk-aduk, kemudian atau kejelasan informasi memanggil orang-orang yang emosional, dan mengandung konten-konten yang berbau SARA," Joko Susanto, Jumat 16 Maret 2018.

Ia pun menambahkan, berhubung saat ini berada di Jawa Timur, Joko meminta untuk membahas hal-hal tidak hanya untuk menambahkan satu ikrar, dan setiap calon harus siaap beberapa hal.

"Calon kepala daerah harus siap tidak main many politik, dan calon juga harus siap tidak memainkan sara, siap untuk tidak main ujaran kebencian dan terakhir calon tidak boleh menyebarkan kabar bohong untuk menjatuhkan lawannya," ucapnya.

Namun baginya itu saja tidak cukup, pemerintah harus mengembangkan demokrasi, tapi negara tidak boleh diam untuk merawat kesatuan masyarakatnya. Serta negara bisa lakukan itu dengan bekerjasama dengan masyarakat dengan memberikan catatan mana berita benar dan mana yang salah.

"Ya bulan Desember lalu, ikrar itu kita masukkan, dan mereka sudah berjanji untuk mrmprkuat kesadaran untuk menyebarkan berita baik untuk tim sukses masing-masing calon. Karena kita juga harus menjadi tim sukses untuk kemajuan bangsa ini," tegasnya. (hrs)

Penulis : Haris Dwi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

28 Nov 2020 22:15 WIB

Pukuli Warga Kulit Hitam, Empat Polisi Prancis Ditangkap

Internasional

Polisi menghajar produser musik kulit hitam.

28 Nov 2020 22:00 WIB

Pengasuh dan Pendiri PP Al Islah Assuyuthi Dlopo Kediri Wafat

Jawa Timur

KH Abdul Syukur, dikabarkan meninggal pada Sabtu, 28 November 2020.

28 Nov 2020 21:30 WIB

Sejumlah Rumah Sakit Rujukan Covid Jember Penuh

Jawa Timur

Sejumlah RS rujukan hampir penuh.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...