Rektor Unair, Prof Nasih saat memberikan keterangan pers. (Foto: Istimewa)

Berikan Layanan Standar Normal Baru, RSUA Dilengkapi Robot

Surabaya 08 June 2020 22:46 WIB

Rektor Universitas Airlangga, Prof Nasih mengatakan Rumah Sakit Unair (RSUA) siap mengoperasikan pelayanan kesehatan dengan standar normal baru. Hal itu, tentu sebagai upaya untuk memberikan layanan yang semakin baik bagi pasien Covid-19.

"Sebagai upaya untuk mendukung program pemerintah perihal normal baru, Unair telah bersiap melakukan penerapan normal baru, terlebih dahulu akan dilakukan di RSUA," katanya, dikutip rilis, 8 Juni 2020.

Kata Nasih, hal yang paling mendesak dan memang segera diperlukan adalah normal baru di lingkungan RSUA. Hal ini, bisa menjadi pijakan agar ke depan penerapan normal baru bisa diikuti dan dilaksanakan dengan baik di seluruh lingkungan Unair.

"Penerapan normal baru di RSUA bisa dimulai dengan memberikan layanan terpisah antara pasien umum non Covid-19 dan pasien Covid-19," katanya.

Untuk penanganan pasien Covid-19, per 8 Juni 2020 secara resmi dan penuh dilakukan di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) yang terletak di sebelah timur RSUA. Hal itu juga didukung dengan akses dan parkir yang terpisah antara pasien umum RSUA dan pasien Covid-19 di RSKI.

Tidak hanya itu, untuk optimalisasi layanan pasien Covid-19 di RSKI beberapa fasilitas juga telah disiapkan dengan baik seperti 145 tempat tidur. Dengan 38 diantara merupakan ICU dan 107 yang lain adalah HCU.

"RSKI juga mempunyai 117 tempat tidur yang dilengkapi dengan tekanan negatif dan bahkan untuk IGD yang menangani covid juga dilakukan secara terpisah yakni di sisi timur gedung RSKI. Jadi, pasien bisa diterima disana dan langsung bisa ditangani untuk tahapan layanan selanjutnya," katanya.

Di samping itu, penanganan Covid-19 di RSKI melibatkan 45 dokter spesialis dan ditambah dengan 250 perawat termasuk di dalamnya ada relawan.

"Belum lagi, untuk penanganan Covid-19 di RSKI juga dilengkapi dengan robot yang membantu dokter dan cctv yang bisa berputar 360 derajat. Sehingga dokter dan tenaga kesehatan yang lain tidak sering bertemu dengan pasien," katanya.

Untuk menekan potensi penularan Covid-19 dari pasien ke dokter dan tenaga kesehatan yang lain, RSUA juga menyiapkan kamar jenazah pasein Covid-19 yang terpisah dengan kamar jenazah umum.

"Kamar jenazah di RSKI termasuk yang paling modern dan dilengkapi dengan alat-alat canggih serta aman. Sekali lagi, hal ini merupakan upaya kami melakukan normal baru dengan memisahkan pelayanan pasein umum di RSUA dengan pelayanan Covid-19 di RSKI," katanya.

Nasih juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kota Surabaya, CT Crops, pihak Kementerian Pendidikan, dan para donatur yang telah mendukung sepenuhnya upaya pelayanan baru ini.

Penulis : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

24 Sep 2020 01:00 WIB

Sejarah Baru, Pilwalkot Semarang Diikuti Calon Tunggal

Pilkada

Pilwalkot Semarang akan diikuti calon tunggal untuk pertama kalinya.

24 Sep 2020 00:43 WIB

Penangguhan Penahanan, Vicky Prasetyo Bayar Jaminan Rp200 Juta

Gosip Artis

Kebebasan Vicky Prasetyo tidak gratis. Dia bayar uang jaminan Rp200 juta.

24 Sep 2020 00:14 WIB

Masker Kain Standar SNI untuk Lawan Covid-19

Nasional

Masker kain untuk lawan Covid-19 harus berstandar SNI.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...