Ragil Bambang Sumantri. (Foto: ngopibareng.id)
Ragil Bambang Sumantri. (Foto: ngopibareng.id)

Berawal Dari Hobi, Ragil Bambang Sumantri Sukses Jadi Peternak Kambing Etawa

Ngopibareng.id Ekonomi dan Bisnis 21 March 2018 10:55 WIB

Kambing etawa merupakan kambing yang didatangkan dari India. Kambing jenis ini mampu menghasilkan susu hingga tiga liter per hari. Susu dari kambing etawa ini memiliki kandungan nutrisi paling lengkap.

Mulai dari vitamin, mineral, elektrolit, unsur kimiawi, enzim, protein, dan asam lemak yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita semua terdapat dalam susu kambing etawa ini.

Hal itulah yang menjadi salah satu faktor untuk Ragil Bambang Sumantri bertekad untuk berternak kambing jenis etawa. Tak hanya ternak kambingnya, Ragil pun membuat berbagai macam produk dari susu kambing etawa tersebut.

“Awalnya itu hanya sekedar hobi berternak kambing, terus lihat kakak sama-sama memlihara kambing, kenapa gak kualitas unggul sekalian. Maka dari itu saya memilih kambing jenis etawa ini,” ujarnya.

Ragil juga menjelaskan jika kambing etawa ini mempunyai dua keunggulan. Yakni, ukurannya yang besar serta produksi susunya melimpah.

“Ada dua manfaat, selain ukurannya yang besar produksi susunya juga lebih banyak dibandingkan kambing lokal,” ucap Ragil.

Bahkan saking melimpahnya produksi susu yang dihasilkan oleh kambing etawa, Ragil berupaya mencari terobosan baru. Ia pun mencoba mengolah susu tersebut menjadi sebuah produk kecantikan. Mulai dari sabun susu kambing, masker, hingga minuman yogurt.

“Dulu itu kita pernah mengalami produksi susu yang melimpah. Dari situ saya coba mencari terobosan baru, hingga tercipta berbagai produk olahan dari susu kambing seperti sabun, dan minuman yogurt,” ujar ayah satu anak ini.

Bermodal awal 10 ekor kambing, kini Ragil telah memiliki kambing dengan jumlah yang begitu besar, yakni 70 ekor. Dari hasil berternak kambing etawa tersebut, Ragil mampu meraih omzet hingga Rp. 35 juta per bulannya.

 

Produk olahan dari susu kambing etawa milik Ragil Foto ngopibarengidProduk olahan dari susu kambing etawa milik Ragil. (Foto: ngopibareng.id)

Manfaat Menjadi UKM Binaan Semen Indonesia

Di tahun 2015, Ragil bergabung menjadi Usaha Kecil Menengah (UKM) binaan PT. Semen Indonesia. “Pada 2015, alhamdulillah. Semen Indonesia masuk kesini, kemudian saya bergabung menjadi mitra binaan Semen Indonesia,”  ujarnya.

Ragil juga mengatakan, sejak bergabung dengan Semen Indonesia banyak manfaat yang telah ia peroleh. Mulai dari modal usaha hingga dikenal di luar Rembang.

“Dengan menjadi mitra bianaan Semen Indonesia banyak manfaat yang kami terima. Seperti perbantuan modal untuk menambah varian kambing, diajak mengikuti event-event yang diselenggarakan Semen Indonesia serta produk kita dikenal di luar Rembang,” pungkasnya. (amm)

Bersama anak istri serta dua pegawainya  Ragil berfoto bersama kambing etawa Foto ngopibarendidBersama anak, istri serta dua pegawainya , Ragil berfoto bersama kambing etawa. (Foto: ngopibarend.id)

Penulis : Amanah Nur Asiah

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

25 Apr 2018 13:05 WIB

Sarung Al-Barokah Asli Gresik, Tembus Pasar Timur Tengah

Ekonomi dan Bisnis

H Thoiful Choir, pengerajin sarung tenun asal Gresik, mampu pasarkan produknya hingga Timur Tengah.

13 Apr 2018 17:05 WIB

Tekad Kuat Antarkan Eling Galeri Hingga Mancanegara

Ekonomi dan Bisnis

UKM binaan PT. Semen Indonesia.

27 Mar 2018 10:14 WIB

Harus Fokus, Bisnis Fashion Tak Selalu Mulus

Ekonomi dan Bisnis

Menjadi seorang pegawai swasta dengan rutinitas yang sama setiap hari, membuatnya berpikir untuk mendirikan usaha sendiri. Bermodal keahlian menjahit yang diperoleh secara otodidak, Elvin Kushin

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...