Keluarga Raffi Ahmad (Instagram @raffinagita1717).

Bentuk Kaki Anak Raffi Ahmad-Gigi Diduga Tak Normal, Sebab Kaki X dan Cara Atasinya

22 Jun 2018 08:35

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Disalin dari laman Alodokter.com, kaki X kerap dialami anak kecil, dan umumnya terlihat paling jelas ketika anak berusia 4 tahun.

Kondisi ini hampir selalu merupakan bagian yang normal dari pertumbuhan anak-anak. Biasanya, kedua kaki anak akan lurus atau normal kembali pada usia enam atau tujuh tahun.

Namun pada genu valgum, kondisi kaki X berlanjut sampai dewasa. Jarak antara pergelangan kaki satu dengan yang lainnya pada seseorang yang mengalami kaki X, yakni sekitar 8 cm atau lebih.

Ada beberapa hal yang diduga menjadi penyebab kaki X, di antaranya:

* Kelainan genetik yang memengaruhi perkembangan tulang atau persendian.

* Penyakit rakitis yaitu kelainan pada tulang karena kekurangan vitamin D dan kalsium.

* Pada orang dewasa, kaki X bisa disebabkan oleh adanya dampak dari osteoarthritis atau rheumatoid arthritis yang bisa memengaruhi persendian.

* Mengalami cedera pada tulang lutut, tungkai, atau tulang kering.

* Infeksi tulang atau osteomielitis.

* Mengalami kegemukan atau obesitas.

Ilustrasi bentuk kaki X, normal dan O.

Pengobatan Kaki X

Kaki X dapat menimbulkan beberapa gejala, yaitu sendi menjadi kaku, sakit pada bagian lutut, dan lemas saat berjalan.

Kaki X ini bisa menyebabkan kesulitan saat berjalan dan menimbulkan rasa nyeri akibat ketegangan otot dan tulang.

Setelah melakukan pemeriksaan, dokter akan menentukan pengobatan untuk masalah kaki X tergantung pada penyebab dan tingkat keparahan yang dialami.

Berikut di antaranya:

* Untuk kaki X yang disebabkan oleh rakitis, dokter akan memberikan suplemen vitamin D dan kalsium.

Selain itu, dokter juga mungkin akan memberikan obat antinyeri jika nyeri terasa berat.

* Bagi orang dewasa dengan penyakit arthritis, dapat memakai alat bantu khusus untuk mengurangi ketegangan pada lutut.

* Jika kondisi kaki X parah hingga mengganggu aktivitas, maka seringkali akan diperlukan tindakan operasi.

Sejauh ini, tingkat keberhasilan pengobatan kaki X yang tertinggi adalah dengan prosedur operasi, walaupun prosedur ini juga memiliki risiko.