Bekal Kemampuan Digital untuk Stakeholder di Kota Malang

21 Feb 2019 19:30 Pendidikan

Dalam perkembangan Revolusi Informasi saat ini, terdapat empat poin isu dan tren Teknologi Ilmu Komputer (TIK) yang perlu diketahui masyarakat.  Di antaranya, Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Smart City, Insustri 4.0, Masyarakat 5.0, dan Best Practice. Dari sini stakeholder diharapkan mengetahui di mana posisi perkembangan teknologi terkini.

Isu dan tren Teknologi Ilmu Komputer (TIK) sekarang ini di depan puluhan stakeholder atau pemangku kebijakan di Kota Malang, menjadi pembahasan menarik di Fakultas Imu Komputer Universitas Brawijaya (Filkom UB), Malang, Kamis 21 Februari 2019.

Tampil sebagai pembicara, akademisi UB Arief Andy Soebroto. Ia menceritakan bagaimana perusahaan e-commerce raksasa dunia seperti Amazon dan Alibaba telah mampu melakukan pelayanan optimal kepada pelanggannya.

"Amazon, lewat layanan Amazon Prime dapat melakukan pengiriman barang menggunakan drone. Fasilitas ini sudah bisa dinikmati di beberapa negara, salah satunya Amerika Serikat. Teknologi yang sama juga telah digunakan oleh situs jual-beli on line terbesar di China, yaitu Alibaba," tutur Arief.

"Amazon, lewat layanan Amazon Prime dapat melakukan pengiriman barang menggunakan drone. Fasilitas ini sudah bisa dinikmati di beberapa negara, salah satunya Amerika Serikat. Teknologi yang sama juga telah digunakan oleh situs jual-beli on line terbesar di China, yaitu Alibaba," tuturnya.

Arief mencontohkan, kemudahan yang bisa dinikmati publik bilamana pelayanan memanfaatkan kecanggihan teknologi. Misal, dalam proses pembuatan akta kelahiran, jika ada koneksi terintegrasi antar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait maka bayi yang baru lahir tidak memerlukan waktu lama untuk memperoleh akta kelahiran.

Dari mulanya yang harus menggunakan Surat keterangan lahir dari bidan atau Puskesmas atau rumah sakit, Surat pengantar RT/RW, Kartu Keluarga, KTP orang tua, hingga Surat nikah. Dengan koneksi antar Dinas Kesehatan dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, bermodal Nomor Induk Kependudukan kedua orang tua saja, akta kelahiran bisa segera diurus.

Ada banyak hal yang merumitkan bisa terpangkas berkat teknologi. “Internet untuk segalanya,” kata Arief.

Dalam hal ini ada dua yang bisa dikembangkan yaitu administrasi kepemerintahan yang mempermudah pekerjaan eksekutif, serta administrasi pelayanan publik yang bertujuan untuk memberi kemudahan dan kenyamanan pelayanan terhadap publik atau masyarakat.

Filkom UB bekerja sama dengan salah satu perusahaan teknologi informasi Malaysia, Abundent Sdn Bhd, berupaya meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia di bidang teknologi informasi. Upaya tersebut melalui sebuah program bernama Digital Talent.

Selama setahun ke depan, sejak bulan Maret 2019, Digital Talent rencananya akan dilaksanakan secara terstruktur dan sistematis. Berfokus kepada tema Digital Transformation, yaitu Machine Learning dan Data Science sebagai salah satu konsekuensi Revolusi Industri 4.0 di era ini.

Para undangan yang hadir yang terdiri dari 36 perwakilan instansi di dinas pemerintahan, 21 Bank, 28 hotel dan 24 rumah sakit diharapkan menyadari pentingnya penerapan keilmuan Information Technology (IT) pada berbagai lini pekerjaan. Dinar Hana Sadriyantien Wahyuni dari pihak Abundent Sdn Bhd, menekankan bahwasannya IT bukan hanya untuk orang IT.

Ketua Jurusan Teknologi Informatika Tri Astoto Kurniawan juga menjelaskan bahwa dengan program Digital Talent kita semua bisa mengendalikan perubahan yang terjadi. “Bukan sebaliknya dikendalikan oleh perubahan itu,” kata Tri. (fjr)

Reporter/Penulis : Fajar Dwi Ariffandhi
Editor : Riadi


Bagikan artikel ini