Tersangka residivis pencurian kotak amal yang kembali ditangkap Polisi atas dugaan pencurian kotak amal. (Foto: Istimewa)

Bebas Dapat Asimilasi, Pria Ini Curi Kotak Amal Lagi

10 May 2020 18:43

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Baru bebas dari penjara dalam program asimilasi beberapa waktu lalu tak membuat Agus Wahyu Permana, 20 tahun, jera. Pemuda ini kembali melalukan aksi kejahatan. Celakanya, kejahatan yang dilakukan pemuda ini sama dengan kasus yang mengantarnya ke penjara, yakni pencurian kotak amal.

Kali ini, pemuda yang tercatat sebagai warga Kelurahan Polean, Kecamatan Blimbing, Kota Malang ini membobol kotak amal di Musala Babussalam, Lingkungan Cungking, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, Banyuwangi.

"Pada hari Kamis, 7 Mei 2020 sekira pukul 20.00 WIB Ketua Takmir Musala Babussalam, Sutrisno, mendapat laporan bahwa kotak amal milik musala hilang," kata Kapolresta Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifuddin melalui Kanit Reskrim Polsek Giri, Aiptu A. Hendrika, Minggu, 10 Mei 2020.

Selanjutnya Sutrisno bersama warga datang ke Musala untuk mengecek. Setelah dilakukan pencarian, kotak amal ditemukan di ruang salat jamaah perempuan. Padahal biasanya kotak amal itu ditempatkan di dekat pintu masuk Musala.

"Kotak amal dalam keadaan engselnya rusak dan isinya tinggal recehan saja. Padahal sudah 3 bukan kotak amal itu tidak pernah dibuka," jelasnya.

Kemudian pengurus Takmir Musala berusaha mencari dan menyampaikan kejadian itu pada warga sekitar. Akhirnya didapatkan informasi yang melihat pelaku masuk ke dalam Musala. Pelaku sebelumnya memang pernah tinggal di lingkungan sekitar TKP. Sehingga warga sangat mengenal pelaku.

Mendengar informasi tersebut, warga segera  berusaha mencari keberadaan pelaku. Hingga akhirnya pada Sabtu, 8 Mei 2020, sekitar pukul 23.00 WIB pelaku diketahui berada di depan sebuah pusat perbelanjaan di Jl. Adi Sucipto, Banyuwangi. Diapun diamankan warga.

"Setelah diinterograsi oleh warga, pelaku mengaku mengambil uang kotak amal tersebut sebanyak Rp900 ribu," bebernya.

Selanjutnya pelaku dan dan barang bukti kotak amal serta besi yang digunakan pelaku untuk membuka engsel kotak amal diserahkan ke Polsek Giri untuk diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku.

"Tersangka sebelumnya pernah melakukan pencurian kotak amal di Masjid Al Hilal. Dia baru bebas setelah mendapatkan asimilasi," pungkasnya.