Bunga Citra Lestari dan putranya, Noah Sinclair, berdoa di makam Ashraf Sinclair. (Foto: Istimewa)

BCL Pesan Makam yang Berdampingan dengan Ashraf Sinclair

Selebriti 19 February 2020 09:25 WIB

Jenazah suami Bunga Citra Lestari (BCL), Ashraf Cinclair telah dikebumikan di San Diego Hills, Karawang, Jawa barat, pada Selasa 18 Februari 2020 petang. Liang lahatnya berada di blok Al Maajid Mansion.

Menurut CEO San Diego hills, Suziani Japardy, BCL telah memesan satu lahan makan tepat di sebelah tempat suaminya dimakamkan.

“Dari BCL lewat manajernya (Doddy) meminta makam berdampingan dengan suami tercinta,” ungkapnya. Selain itu, BCL tidak mempunyai permintaan khusus.

Makam Ashraf Sinclair tergolong semi private. Satu unit makam dibatasi tanaman yang mengelilingi seperti membentuk tembok pendek. Konon, harga unit makam ini sekitar Rp260 juta.

Komplek pemakaman San Diego Hills terdiri dari blok untuk jenazah yang beragama Katholik, Kristen, Budha dan Islam. Di lokasi juga dibangun gereja, vihara dan masjid, serta kolam renang. 

San Diego Hills merupakan kompleks pemakaman mewah yang sering digunakan sebagai tempat peristirahatan terakhir bagi sejumlah pesohor di Indonesia. Sebut saja Arswendo Atmowiloto, Mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Hari Sabarno, maupun suami artis peran Ririn Ekawati, Ferry Wijaya.

Selain itu beberapa pengusaha juga dimakamkan di San Diego Hills antara lain Michael Ruslim Presiden Direktur Astra International, William Suryajaya Founder Astra, dan Pendiri PT Sinar Sosro, Soetjipto Sosrodjojo.

Selanjutnya, Sudwikatmono beserta istrinya Sri Sulastri juga dimakamkan di sana. Sudwikatmono merupakan sepupu Presiden Soeharto.  Dia juga dikenal sebagai pendiri dan mantan pemilik PT Bank Surya, Komisaris PT Bogasari Flour Mills, dan Komisaris PT Indika Entertainment. 

Komplek makam mendiang Ashraf Sinclair Foto Dok San Diego HillsKomplek makam mendiang Ashraf Sinclair. (Foto: Dok. San Diego Hills)

Komplek pemakaman San Diego Hills luasnya sekitar 350 hektar. Jumlah makam yang terjual 95.000 unit. Sedang lokasi yang sudah digunakan atau terisi 9.600 unit. Komplek yang dibangun Grup Lippo di Karawang sekitar 2010 ini, berkonsep pemakaman atau kuburan tidak harus seram menakutkan. Tapi justru indah dan menyenangkan.

Di komplek ini suasananya indah, mirip lapangan golf malah. Dilengkapi fasilitas restoran, kapel, masjid, kolam renang, tempat bermain anak, danau, dan lainnya. Bahkan lokasi pemakaman ini juga menyediakan ruang meeting, arena outbound, dan tempat untuk menikah.

San Diego Hills adalah komplek pemakaman paling indah bukan cuma se-Indonesia tapi bahkan mungkin se-Asia Tenggara. Dengan slogan Memorial Park and Funeral Homes, maka bukan hanya yang dimakamkan, tetapi para pengunjung pun akan kerasan.

Ada fasilitas lengkap, ada juga harganya. Tanah pemakaman di San Diego Hills ini mungkin paling mahal se-Indonesia. Tetapi mahalnya harga itu antara lain juga karena biaya pemeliharaan, yang tidak perlu lagi ditanggung oleh pihak keluarga.

Sebagaimana komplek perumahan, pemakaman di San Diego Hills juga mengenal berbagai type serta sistem pembayaran yang tunai maupun angsuran. Demikian juga tentang luas tanah, ada  luas tanah yang untuk makam satu orang, 2 orang atau 4 orang, bahkan ada  juga yang luasnya cukup untuk memakamkan 12 orang.

Untuk satu orang misalnya, termurah adalah type Adoration yang luasnya 1,1 X 2,6 meter dengan harga Rp90 juta. Untuk satu orang juga type termahal adalah Serenity dengan luas tanah 1,5 X 3 meter, harganya Rp200 juta.

Sedang pemakaman berkapasitas dua orang luas tanah 13,2 M2, tersedia type Sunrise dengan harga 319 juta. Yang termahal untuk 2 orang tersedia type Bong Pi Island dengan luas tanah 24,8 M2, harganya lebih dari Rp500 juta.

Paling mahal tentu untuk kapasitas 12 jenazah yang type Serenity dengan luas tanah 238,8 M2. Harganya hanya Rp16 miliar. Di bawah itu, dengan luas tanah 210,17 M2 harganya Rp14 miliar.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

14 Aug 2020 11:40 WIB

Presiden Jokowi Sindir Media Jangan Hanya Kejar Click dan Like

Nasional

Semestinya, media tidak dikendalikan teknologi.

14 Aug 2020 11:20 WIB

Naskah Pidato Presiden Joko Widodo dalam Sidang Tahunan MPR 2020

Nasional

Berbagai terobosan disampaikan presiden dalam menghadapi pandemi covid-19.

14 Aug 2020 11:03 WIB

Presiden Ajak Momentum Krisis untuk Kejar Ketertinggalan

Nasional

Presiden ajak bangsa membajak momentum krisis ini raih cita-cita.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...