Dokter Agus Harianto Ketua TimTim Pusat Pelayanan Kembar Siam Terpadu RSUD Dr. Soetomo Surabaya. (Foto: Pita/ngopibareng.id)

Bayi Kembar Siam Akila-Azila Berhasil Dipisah Kurang dari 12 Jam

Kesehatan 14 August 2019 17:11 WIB

Operasi pemisahan bayi kembar siam Akila Dewi Syabila dan Azila Dewi Sabrina yang direncanakan akan berlangsung selama 12 jam ternyata sudah berhasil dipisahkan dalam waktu lebih singkat dari yang diperkirakan. 

"Alhamdulilah operasi yang dijadwalkan berlangsung 12 jam hanya berlangsung selama lima jam dari proses inisisinya. Selesai tepat pukul 12.00 WIB, kedua bayinya sudah terpisahkan dan dirawat di ruangan yang terpisah," ungkap dr. Agus Harianto,SpA (K), Ketua Tim Pusat Pelayanan Kembar Siam Terpadu RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

Menurutnya, hal ini terjadi karena pengalaman dengan jam terbang yang tinggi. Meskipun banyak dari mereka yang sudah pensiun tapi tetap melakukan yang terbaik untuk menolong pasien.

Kesulitan yang dihadapi, kata Agus Harianto yaitu menutup dinding dada. Karena, untuk dinding dada yang harus ditutup antara Akila dan Azila memiliki ukuran yang berbeda.

"Luas lukanya lebih besar Azila dibandingkan dengan Akila," kata Agus.

Agus Harianto menjelaskan, untuk menutup dinding dada yang terbuka tersebut dilakukan rekayasa medis yang diambil dari kulit mereka sendiri.

"Kita upayakan dari kulit mereka sendiri karena paling bagus dari kulit sendiri tanpa tambal-tambal. Jadi kita pakai mesh (semacam jaring penutup luka) dulu, kemudian dilapisi dengan kulitnya untuk menutup luka Akila dan Azila," paparnya.

Selanjutnya, Agus juga mengungkapkan baik Azila dan Akila masih harus melakukan perawatan pascaoperasi tergantung dari kondisi bayinya masing-masing. Karena meskipun kembar satu telur kondisi mereka berbeda-beda.

"Perawatanya pascaoperasi sekitar tujuh hari tergantung kondisi bayinya. Yang harus diwaspadai juga masa kritis pascaoperasi, seperti timbul infeksi, gagal jantung dan gagal pernafasan itu yang saat ini kita perhatikan betul," terangnya.

Keamanan di ruangan intensive care unit (ICU) nanti juga akan dilakukan pengawasan agar tidak banyak orang yang masuk kecuali dokter yang menangani. Sebelum masuk ruangan, semuanya juga harus cuci tangan agar kumannya tidak menyebar pada bayi.

Sementara, Yayasrin, ayah Akila dan Azila mengatakan, sangat senang dan lega karena operasi pemisahan dua putrinya bisa berlangsung dengan baik.

"Senang mereka sudah terpisah. Sudah tidak tindih tindihan lagi dan bisa bergerak bebas. Meskipun masih perlu dilakukan perawatan lanjutan ke depannya," ujar pria berusia 25 tahun ini.

Penulis : Pita Sari

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...