Ilustrasi pemilihan kepala daerah. (Ilutrasi: Fa Vidhi/Ngopibareng/id)

Bawaslu Jatim Imbau Paslon Perhatikan Protokol Saat Kampanye

Pilkada 16 September 2020 15:10 WIB

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim, menetapkan beberapa wilayah di Jawa Timur masuk dalam zona rawan Covid-19. Oleh karena itu, kerumunan massa diimbau untuk ditiadakan saat kampanye.

Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jatim, Aang Kunaifi mengatakan bahwa dirinya telah memetakan daerah kedalam zona rawan. Salah satunya faktor Covid-19.

“Pada Februari kemarin, dan pada situasi Covid-19 ini ada beberapa yang kami identifikasi daerah rawan dengan aspek sosial politik, aspek kontestasi, dan zona merah,” kata Aang, kepada awakmedia, Rabu, 16 September 2020.

“Selanjutnya beberapa daerah dari aspek perkembangan pasien Covid-19 di beberapa daerah yang oleh Gugus Tugas dikategorikan zona merah. Misal Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Malang Raya,” lanjut Aang.

Oleh karena itu, kata Aang, Bawaslu Jatim mengimbau agar para peserta Pilwali 2020 ini untuk tidak mengadakan kerumunan. Salah satunya menggelar konser saat melangsungkan kampanye.

“Kami mengharap semua paslon dalam melaksanakan kegiatan kampanye di masa kampanye tanggal 26-5 Desember 2020 itu tetap memperhatikan kedisiplinan protokol kesehatan,” jelasnya.

Meski demikian, lanjut Aang, Bawaslu Jatim akan bekerja sama dengan pihak kepolisian dan pemerintah daerah (Pemda) untuk menertibkan paslon yang melanggar protokol kesehatan ketika berkampanye.

“Yakni dalam hal penegakan ketentuan UU lain misal kesehatan masyarakat dan sejenisnya, di mana dalam ketentuan undang-undang tersebut diatur ketentuan sanksi pidananya,” ungkapnya.

Sebab menurut Aang, sanksi terkait pelanggaran protokol kesehatan tidak terikat dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU), dan yang memiliki kewenangan tersebut hanyalah aparat kepolisian.

“Dalam proses penegakan hukumnya ada di kepolisian. Dan Kapolri pun sudah menginstruksikan semua jajaran kepolisian untuk memback up penuh pengawasan dan tidak segan menindak pelanggaran UU yang berkosekuensi pada sanksi pidana,” tutupnya.

Penulis : Andhi Dwi Setiawan

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

01 Oct 2020 09:10 WIB

Anas Urbaningrum Dapat Potongan Hukuman Selama 6 Tahun

Hukum

Pidana Anas Urbaningrum turun dari 14 menjadi 8 tahun.

01 Oct 2020 08:14 WIB

Debat Kepribadian

Dahlan Iskan

Pilpres AS memasuki masa debat calon pilpres. Siapa yang menang?

01 Oct 2020 07:45 WIB

Lapierre Aircode DRS, Upgrade Sepeda Aero Jadi Nyaman dan Laju

Gowes Bareng

Lapierre tidak hanya membuat sepeda lebih aerodinamis, geometri frame juga membuat posisi cyclist jadi lebih aero.

Terbaru

Lihat semua
01 Oct 2020 08:14 WIB

Debat Kepribadian

Dahlan Iskan
Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...