Suasana di dalam Kampung Ilmu, Surabaya. (Foto: Alief/ngopibareng.id)
Suasana di dalam Kampung Ilmu, Surabaya. (Foto: Alief/ngopibareng.id)

Dispendukcapil Langsung Beri KK Baru Korban Kebakaran Margorukun

Ngopibareng.id Surabaya 11 July 2019 21:55 WIB

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji, mengatakan pemerintah kota Surabaya telah memberikan surat keterangan pengganti KTP dan KK bagi korban kebakaran di Margorukun.

Surat-surat itu diberikan pada, Rabu, 10 Juli 2019 malam setelah mendapat perintah dari Wali Kota Risma. Ada sebanyak 26 KK yang telah diberikan kelengkapan surat-surat yang dibutuhkan korban.

"Malam itu langsung dibuatkan surat-suratnya dan diserahkan sekitar pukul 22.00 WIB di pengungsian sementara," kata Agus.

Meski begitu, Agus mengaku, masih ada beberapa rumah yang masih belum didata oleh Dispendukcapil. Ia memastikan, timnya sejak pagi telah mendata rumah-rumah lain yang terdampak.

Ia berharap, sore ini pendataan dan verifikasi surat diselesaikan agar malam ini juga bisa langsung ditandatangani dan diserahkan pada warga.

Agus bersyukur, sejak kemarin hingga hari ini pendataan yang dilakukan oleh Dispendukcapil mendapat respon positif dari warga.

"Warga dipanggil satu-satu dengan dibantu Bu Lurah untuk memastikan surat apa saja yang terbakar atau rusak. Kemudian akan kita perbarui dengan mencetak ulang surat-surat seperti KK dan KTP. Biar jelas," katanya.

Mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika itu mengaku, akan tetap stay on phone apabila tiba-tiba dibutuhkan secara cepat oleh warga korban kebakaran. "Biar cepat selesai, saya akan tetap stay on call kapanpun dibutuhkan," katanya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 21 rumah di kawasan Margorukun Kecamatan Bubutan habis dilalap si jago merah, Rabu, 10 Juli 2019. Rumah sekitar 26 KK rata dengan tanah. Warga korban kebakaran saat ini tengah mengungsi di Kampung Ilmu.

Pasca kebakaran, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini langsung mendatangi lokasi kebakaran. Ia berjanji akan membantu korban kebakaran, terkait administrasinya seperti Kartu Keluarga dan KTP, serta termasuk memberikan tempat baru di rumah susun. (alf)

Penulis : Alief Sambogo

Editor : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

19 Jan 2021 19:40 WIB

Imunisasi, 203 Nakes di Surabaya Gagal Divaksin Covid-19

Surabaya

Mereka bisa divaksin kembali setelah kondisinya membaik.

19 Jan 2021 17:30 WIB

Satpol PP Surabaya: Satpol PP Jatim Tak Koordinasi Penutupan RHU

Surabaya

Polemik Satpol PP Jatim dan Satpol PP Surabaya akibat penutupan Holywings.

19 Jan 2021 14:45 WIB

Keluarga Jadi Kluster Tertinggi Penyebaran Covid-19 di Surabaya

Surabaya

Kasus klaster keluarga mencapai 28 Persen

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...