Azzam Ardiansyah saat ditemui di sekolahnya. (Foto: istimewa)

Baru Dua Tahun Berlatih, Siswa SD Juara 1 Kejurprov Kick Boxing 

Feature 03 February 2020 15:48 WIB

Tahun ini Azzam Ardiansyah baru saja duduk di bangku kelas 5 SD Al Falah Surabaya. Tapi prestasi yang diukirnya tak kalah dari orang dewasa.

Azzam biasa ia disapa, berhasil meraih juara I kategori kick light di Kejurprov Kick Boxing 2020 di Jember,  31 Januari sampai 2 Februari 2020.

Sejak dua tahun yang lalu, Azzam mulai menguasai gerakan pencak silat yang ia dapatkan selama berlatih dengan Tapak Suci. Selain itu, Azzam juga tengah giat berlatih kick boxing.

"Saat lomba lawannya dari Pasuruan. Nah dalam kategori kick light ini minimal bisa menyerang musuh empat kali secara beruntun," jelas Azzam.

Atlet cilik berusia 11 tahun ini mengisahkan jika ia giat berlatih menjelang pertandingan. Ia bahkan menyempatkan berlatih selama empat hingga lima hari, dalam seminggu.

Azzam saat meneriman penghargaan dalam Kejurprov Kick Boxing2020  fotoistimewaAzzam saat meneriman penghargaan dalam Kejurprov Kick Boxing 2020 (foto:istimewa)

Bocah dengan rambut cepak ini tak keberatan jika harus berlatih selama dua hingga tiga jam setiap harinya. Ia juga sabar menghadapi berbagai kendala yang muncul selama latihan.

"Tantangannya lebih melatih kesabaran seperti menunggu giliran latihan yang lama, hingga terkadang saya juga sering lupa dengan gerakannya. Tapi tetap saya jalani dengan sabar," ujarnya, Senin, 3 Februari 2020.

Azzam menggungkapkan, kegemarannya mengeluti dunia olahraga bela diri, juga karena terinspirasi dari kedua orang tuanya. Ibu dan bapaknya juga dekat dengan dunia bela diri.

"Tapi juga suka karena bela diri bisa melindungi diri sendiri kalau ada apa-apa kan bisa buat menjaga diri. Terus untuk mencetak prestasi juga," tandasnya.

Ke depan, Azzam akan terus menekuni bela diri agar dapat mencetak banyak prestasi, dan membanggakan orang tua.

"Saya tidak ingin puas hanya dengan kompetisi ini saja, kalau ada kompetisi lagi saya juga akan ikut untuk membanggakan keluarga dan sekolah," tutup Azzam.

Penulis : Pita Sari

Editor : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

12 Aug 2020 01:34 WIB

Cegah Pengambilan Paksa Jenazah, Pemkot Malang Ingatkan RS

Jawa Timur

Terkait video viral pengambilan paksa jenazah di Malang.

12 Aug 2020 00:30 WIB

Bertambah 20 Orang, Kasus Covid-19 di Pasuruan Total 737 Kasus

Ngopibareng Pasuruan

Dalam sehari kasus baru covid-19 di Pasuruan bertambah 20 orang.

11 Aug 2020 23:34 WIB

BNI Dukung Ketahanan Pangan Lewat KUR untuk Petani

BNI Peduli

Bekerjasama dengan Kementerian Pertanian.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...