Salah satu karya KH Ahmad Mustofa Bisri, kaligrafi. (Foto: istimewa)

Banyak Istighfar dan Shalawat, Gus Mus pun Anjurkan Hizib Bahr

Islam Sehari-hari 24 March 2020 20:37 WIB

KH Ahmad Mustofa Bisri, Pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibin, memperhatikan kegundahan masyarakat khususnya ketika terjadi wabah Corona atau Pandemi Covid-19. Untuk itu, Mustayar Pengurus Besar Nahdaltul Ulama (PBNU) ini pun berpesan kepada seluruh umat Islam, yang dicintainya:

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Kepada saudara-saudaraku kaum muslimin, hafizhakumuLlãh.

Seperti diketahui, kita semua bangsa Indonesia khususnya dan warga Dunia pada umumnya, dewasa ini sedang mengalami musibah dengan munculnya Virus Corona (Covid-19).

Virus ini seolah-olah diutus Allah untuk mengingatkan kita. Kita yang selama ini lupa --dibuat lupa oleh pesona dunia dan fanatisme golongan-- diingatkan kembali kepada firmanNya:

"Yã ayyuhánnãs inNa khlaqNãkum min dzakarin wä untsä...." (Q. 49: 13);

bahwa kita Ia ciptakan dari laki-laki dan perempuan dan Ia jadikan bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar kita saling mengenal. Saling peduli.

Diingatkan sabda RasulNya bahwa kita semua ini dari Bapak yang satu. "Kullukum min Adam wä Adam min turãb."

Dengan peringatan yang keras ini --di mana kita yang makhluk sosial dipaksa menyendiri dan menjaga jarak dengan sesama-- diharapkan kita menjadi sadar akan persaudaraan kita sebagai manusia. Dan kemudian memulai dengan bersama-sama mengupayakan kemaslahatan bersama, menghadapi wabah yang mengancam kita semua ini. Masing-masing sesuai maqam dan kemampuannya.

Semua urusan diserahkan kepada ahlinya: Urusan kesehatan kepada ahli kesehatan; urusan agama kepada ahli agama. Pemerintah mengatur sesuai wewenang dan tanggungjawabnya.
Kita yang awam membantu dengan mengikuti arahan-arahan pihak-pihak yang berkompenten.

Waba'du; di samping mengikuti arahan-arahan --seperti untuk sementara di rumah saja, menjaga kebersihan, menjaga jarak, dlsb-- kita, khususnya kaum Muslimin, juga bisa membantu dengan ikhtiar batin yaitu memperbanyak istighfãr (astaghfiruLlãhal 'Azhiim) dan Shalaw at Nabi (yang kita sukai/hafal).

Syukur juga membaca doa "Hizib Bahr"-nya Syeikh Abul Hasan Asy-Syadzili.

Semoga Allah melindungi kita semua.

Berikut tautan Hizb Bahr yang dianjurkan Gus Mus:

Kaligrafi Gus Mus unik dan khas Foto IstimewaKaligrafi Gus Mus, unik dan khas. (Foto: Istimewa)

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

07 Jun 2020 14:55 WIB

Pasca PSBB, Risma Ajukan Rapid Test untuk Pegawai Mal dan Toko

Surabaya

PSBB Surabaya berakhir pada Senin 8 Juni 2020.

07 Jun 2020 14:50 WIB

China Buat Lagi Aplikasi Mirip TikTok, Namanya Zynn, Berhadiah

Aplikasi

Aplikasi buatan China ini malah populer di Amerika Serikat

07 Jun 2020 14:40 WIB

Covid, China Rencanakan Vaksinnya Jadi Milik Dunia

Internasional

China rencanakan vaksin Covid milik mereka jadi milik dunia.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...