Pemberian bantuan bagi tenaga medis yang dikarantina di Hotel Kesambi. (Foto: Ist/Ngopibareng.id)

Bantuan Bagi Medis RSUP Kariadi Terinfeksi Corona Terus Mengalir

Nusantara 23 April 2020 14:25 WIB

Berperang melawan COVID-19 tidak hanya dilakukan dengan berdiam diri di rumah. Seperti yang dilakukan komunitas UMKM di Semarang, mereka memberi dukungan moril untuk puluhan tenaga medis RSUP Dr. Kariadi, yang kini diisolasi di Hotel Kesambi karena terinfeksi virus Corona.

Shafigh Pahlevi Lontoh seorang anggota komunitas ICSB ( International Council for Small Business ) mengatakan, ‎bantuan moril yang diberikan adalah dengan memberikan makanan tambahan berupa buah, dan susu. Bantuan tersebut merupakan gerakan spontan dari kawan-kawannya. Jumlahnya tak banyak. Namun itu merupakan bentuk perhatian karena prihatin dengan kondisi petugas medis yang justru menjadi korban COVID-19.

"Padahal petugas medis sudah bekerja keras menghalau COVID-19, tapi justru mereka terinfeksi. Kami prihatin dan bersimpati. Makanya kami datang untuk memberikan buah, susu dan makanan tambahan supaya mempercepat kesembuhan," ujar Safigh, dihubungi melalui telepon.

Setelah bantuan terkumpul, Safigh bersama Ketua ICSB Syahnaz Nadya, mengantarkan sendiri bantuan tersebut. Ia mengaku tak takut akan tertular virus tersebut. Namun, Ia tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Saya ya pakai masker, jaket dan celana berbahan parasut. Termasuk pelindung untuk mata. Ya namanya masuk ke wilayah zona merah kita juga harus hati-hati," tuturnya.

Setelah pulang, Ia kemudian memperlakukan pakaiannya dengan hati-hati agar tak tercampur dengan pakaian keluarganya.

"Penyakit ini siapapun bisa kena. Jadi tidak perlulah kita nongkrong tak jelas. Pun kalau keluar tetap gunakan masker. Karena sebenarnya, kita sendiri sebagai masyarakat yang merupakan garda terdepan untuk menghindari virus ini, intinya jaga kebersihan," imbuh Safigh.

Dari puluhan tenaga medis yang terinfeksi COVID-19, ‎Safigh mengaku mengenal satu di antaranya. Setelah mengantar bantuan, tenaga medis tersebut mengaku tersentuh.

"Assalamualaikum adinda, nuwun perhatiannya membuat kami kenyang. Jazzakallah Khairan Katsiran. Trenyuh aku dukungannya," tulis seorang tenaga medis dalam sebuah chatting pada anggota ICSB.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yulianto Prabowo mengatakan, saat ini kondisi petugas medis RSUP Dr Kariadi, di Hotel Kesambi, dalam kondisi baik. Namun demikian, mereka tetap dipantau.

"Kalau ada masyarakat menyumbangkan makanan boleh saja. Boleh kok membantu dalam bentuk apapun. Lewat Gugus Tugas bisa atau langsung ketempat karantina," terang Yulianto.

Hotel Kesambi Hijau yang terletak di Lempongsari, Kecamatan Gajah Mungkur kini terlihat sepi. Meski demikian, di pintu masuk nampak karangan bunga besar berisi kalimat dukungan pada para tenaga medis.

"Kagem Sedulur Kesambi Hijau, Ojo Kendo Ojo Nglokro, Tetep Semangat (Untuk saudara Kesambi Hijau, jangan patah arang, tetap semangat)," seperti yang tertulis di sebuah karangan bunga.

Penulis : Rohman Taufik

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

11 Jul 2020 18:43 WIB

Horeee...Wisata Kawah Ijen Resmi Dibuka

Nasional

Tapi wisatawan tetap wajib jalankan protokol kesehatan Covid-19

11 Jul 2020 18:32 WIB

Mulai Hari Ini Kawah Ijen Dibuka Kembali untuk Umum

Jawa Timur

Gunung Ijen masuk dua wilayah kabupaten, yaitu Banyuwangi dan Bondowoso

11 Jul 2020 18:29 WIB

Prediksi Juventus vs Atalanta: Laga yang Sulit

Liga Italy

Atalanta belum terkalahkan dalam sembilan laga terakhirnya.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...