Sasirangan berkibar dalam festival. foto:dok

Banjarmasin Sasirangan Festival Berikan Efek Ekonomi yang Bikin Hati Adem

13 Mar 2018 16:40

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Sukses besar dibukukan Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) 2018. Selain bertabur bintang perhelatan ini juga membukukan transaksi Rp308 juta.

Banjarmasin Sasirangan Festival 2018 mampu menghadirkan puluhan ribu wisatawan. Hal ini memberikan efek ekonomi.

Even yang dihelat 7-11 Maret ini pun mampu membukukan transaksi dengan nilai yang besar.

Menurut Ketua Dekranasda Banjarmasin Siti Wasilah, perputaran uang di BSF ke-2 ini cukup menggembirakan. Nominal transaksi hingga Rp308 juta, dihasilkan dari 48 stan pameran.

Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah, mengungkapkan hal senada. “Kami sangat puas dengan penyelenggaraan BSF tahun ini. Semuanya lancar dan sangat positif,” tuturnya.

“Yang terpenting, respons masyarakat besar. Kami berharap mulai saat ini dinas-dinas dan masyarakat umum mau memakai kain sasirangan,” kata Hermansyah.

Rangkaian BSF 2018 ditutup Minggu (11/3) malam. Closing ceremony dilakukan di Siring Menara Pandang, Jalan Pierre Tendean, Banjarmasin. Acara puncak BSF diisi dengan spesial show grup band Radja.

Perform Radja langsung disambut antusias fans. Mereka terlihat histeris dan berjingkrak bersama hits-hits milik Raja, seperti Jujur. Radja juga sempat berduet dengan Istri Walikota Banjarmasin Siti Wasilah.

Selain Radja, kehadiran artis Terry Putri juga banyak menyita perhatian. Terry dinobatkan jadi Brand Ambassador Sasirangan 2018. Ada dua alasan penunjukan Terry sebagai Ambassador Sasirangan.

Pertama, Terry merupakan orang Banua (Kalimantan Selatan). Alasan, lainnya adalah semangat Terry dalam melestarikan kain sasirangan melalui berbagai fashion show.

Pada BSF ke-2 kali ini, Terry memang unjuk kebolehan dengan kain sasirangan. Puluhan karya busana berbahan kain sasirangan hasil desain Terry pun ditampilkan.

Parade fashion karya Terry pun banyak diapresiasi oleh pengunjung. Terry Putri mengaku selama ini memang cukup aktif mengenalkan kain sasirangan kepada publik.

“Terpilih sebagai ambassador tentu pengalaman luar biasa. Kain sasirangan ini sudah familiar dengan saya sejak kecil. Kainnya memang bagus dan motifnya eksotis. Sejak awal saya memang sudah sering mengenalkan kain sasirangan ini ke beberapa negara. Respons negara luar itu sebenarnya bagus,” ujar presenter ini.

Terry pun kini menjadi publik figur kedua yang sebagai ambassador kain sasirangan. Pada tahun lalu, vokalis Radja Ian Kasela yang ditunjuk sebagai ambassadornya.

Menjadi bagian kampanye sasirangan go internasional, Terry pun mengaku siap membagi waktunya. Sebab, mempromosikan kain sasirangan ini sebenarnya cukup simpel apalagi sekarang perkembangan media sosial (medsos) sangat pesat.

Kain sasirangan memang jadi primadona masyarakat Kalimantan Selatan. Setiap event yang melibatkan kain ini selalu direspons antusias. Kali ini pun Parade Sasirangan ikut meramaikan BSF 2018. Digelar Sabtu (10/3) Parade Sasirangan bahkan diikuti 2.000 peserta. Ramai diikuti peserta, aksi parade ini sampai mengular hampir 2 kilometer.

Sukses penyelenggaraan BSF 2018 direspon positif oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya. Namun, Arief mengingatkan pentingnya evaluasi dari penyelenggaraan tahun ini. Menteri asal Banyuwangi ini juga mengingatkan intensitas branding kain sasirangan harus dinaikan. (*)