Atap RSAL yang roboh. (Foto: WhatsApp)
Atap RSAL yang roboh. (Foto: WhatsApp)
Robohnya Atap di RSAL Dr. Ramelan Surabaya

Bangunan yang Belum Diserahterimakan, Tak Boleh Dipakai Dulu

Ngopibareng.id Surabaya 19 March 2018 15:04 WIB

Pakar teknik sipil dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Prof. Tavio mengatakan, dalam sebuah kontrak pembangunan gedung, jika pihak pembangun atau kontraktor belum menyerahterimakan bangunan tersebut, maka seharus tidak bisa digunakan terlebih dahulu.

"Alasannya, bangunan itu mungkin masih perlu pengecekan terakhir oleh kontraktor untuk mengetahui kelayakannya dan keamanan bangunan," kata Tavio saat dihubungi ngopibareng.id

Kata dia, jika dalam pengecekan terakhir oleh auditor atau pengawas bangunan dinyatakan belum layak dipakai, maka kewajiban kontraktor untuk memperbaiki bangunan tersebut, hingga bisa dipakai dan aman.

Kata dia, jika dalam suatu kondisi yang memaksa bangunan harus dipakai meski belum serah terima, maka harus ada izin dari kontraktor yang membangun. Persoalan jika kemudian hari ternyata ada musibah, maka tanggungjawabnya bergantung pada perjanjian saat bangunan itu akan dipakai meski belum serah terima.

Seperti diketahui, dalam kasus atap roboh di salah satu ruangan di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr. Ramelan Surabaya, Laksamana Pertama TNI dr Nalendra Djaya Iswara, Kepala Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr. Ramelan mengatakan atap ruangan yang roboh ini sebenarnya masih baru dibangun. Dan belum diserahterimakan dari kontraktor kepada pihak manajemen rumah sakit. Namun karena jumlah pasien yang masuk terlalu banyak, maka dengan terpaksa, ruangan yang belum diserahterimakan tersebut digunakan.

Asal tahu saja, sebagai bagian dari rumah sakit milik pemerintah, rumah sakit ini menjadi salah satu rujukan BPJS. Makanya, tak heran jika rumah sakit ini selalu ramai. (amr)

 

Penulis : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

05 Nov 2019 14:45 WIB

Dugaan, Atap SDN Gentong Roboh karena Tak Sesuai Spesifikasi

Jawa Timur

Polda ambil alih penyidikan karena kejadian ini sebabkan jatuh korban jiwa

20 Mar 2018 15:57 WIB

LBH Surabaya Sesalkan Polrestabes Surabaya Tak Lakukan Penyelidikan Awal, Robohnya Atap di RSAL

Surabaya

Menjadi kewajiban hukum polisi untuk melakukan penyelidikan awal karena ada warga sipil yang menjadi korban luka dalam insiden itu.

20 Mar 2018 13:15 WIB

Lembaga Perlindungan Konsumen Surabaya: RSAL Enggan Tempuh Jalur Hukum, Wajar

Surabaya

RSAL Dr. Ramelan harus dilihat sebagai konsumen dari kontraktor yang melakukan pembangunan. Oleh karena itu, sebagai pihak yang dirugikan, RSAL sah-sah saja jika tidak mau menempuh jalur hukum

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...