Dokter spesialis penyakit dalam MedicElle Clinic, dr Merlyna Savitri SpPD FINASIM. (Foto: Istimewa)
Dokter spesialis penyakit dalam MedicElle Clinic, dr Merlyna Savitri SpPD FINASIM. (Foto: Istimewa)

Atur Pola Makan Pengidap Diabetes dengan 3J

Ngopibareng.id Kesehatan 01 August 2019 14:35 WIB

Bagi penderita diabetes militus atau biasa dikenal dengan kencing manis mengatur pola makan adalah hal penting. Pasalnya, diabetes adalah penyakit seumur hidup. Jadi harus pintar-pintar memilih menu makan sehari-hari dan merencanakan pola makan yang lebih sehat.

Hal ini disampaikan dokter spesialis penyakit dalam MedicElle Clinic, dr Merlyna Savitri SpPD FINASIM. "Penyakit diabetes ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah (<200 mg/dL). Untuk itu harus mengatur pola makan dengan komposisi tepat," ujarnya.

Komposisi yang tepat adalah komposisi makanan terdiri dari tiga kali makan utama dan dua sampai tiga makan selingan. Selain itu, lanjut Merlyna Savitri, ada prinsip lain dalam hal menjaga makan yanh harus dipatuhi oleh penderita diabetes, yaitu tepat waktu. Artinya penderita diabetes harus makan dengan selang waktu tiga jam sekali.

"Bahan makanan untuk penderita diabetes juga harus dijaga kerena ada bahan makanan yang dianjurkan, dibatasi, bebas digunakan, dan diperhitungkan," ungkapnya.

Guna memperjelas aturan pola makan yang tepat bagi penderita diabetes, Merlyana Savitri pun mengemasnya menjadi pola makan 3J.

J yang pertama adalah jumlah kalori. Merlyana Savitri menjabarkan, konsumsi makanan sesuai dengan kebutuhan kalori tubuh. Untuk mengetahui jumlah kalori yang dibutuhkan setiap orang memang harus mengetahui indeks masa tubuh terlebih dahulu.

"Caranya adalah berat badan x (tinggi badan x 2). Misalnya berat badan sebesar 76 kg dan tinggi badan 1,67 m, maka indeks massa  tubuh diketahui sebesar 27,25 dan masuk kategori kelebihan berat badan," jelasnya. 

Apabila status gizi kelebihan berat badan indeks massa tubuh berada diantara 25,0 sampai 29,9. Dikatakan kekurangan berat badan apabila kurang dari 18,5, normal bila indeks massa tubuh 18,5 sampai 24,9 dan dikatakan obesitas apabila 3.0.

Bila status gizi gemuk (obesitas) maka energi yang dibutuhkan yaitu 1.300 hingga 1.500 kkal. Jika status gizi kurus maka membutuhkan 2.300 hingga 2.500 kkal. Untuk gizi normal kalori yang dibutuhkan 1.700 hingga 2.100 kkal.

Untuk J yang kedua yaitu jadwal waktu makan. Bagi penderita diabetes waktu makan  sebaiknya dibagi dalam porsi yang sedikit namun dibagi dalam  beberapa waktu makan agar gula darah stabil.

"Contohnya pukul 07.00 WIB melakukan sarapan, kemudian pukul 10.00 WIB memakan snack. Dilanjut pukul 12.30 WIB makan siang, kemudian pada pukul 4 sore memakan camilan lagi," terang Merlyna Savitri.

Selanjutnya, melakukan makan malam pukul 19.00 WIB dan ditutup dengan camilan pukul 21.00 WIB.

J yang terakhir adalah jenis makanan yang dipilih. Merlyana Savitri menuturkan, beberapa makanan yang bagus untuk orang diabetes yaitu makanan yang mengandung antioksidan seperti buah-buahan dan sayur-sayuran. 

"Selain itu juga dianjurkan makan makanan yang mengandung serat dan makanan dengan indeks glikemik yang rendah seperti agar-agar, jeruk, strawberi, roti, gandum, susu dan teh," pungkasnya.

Penulis : Pita Sari

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

27 Sep 2020 18:58 WIB

Awas, Orang Gemuk Lebih Rentan Jika Terpapar Covid-19

Kesehatan

Orang gemuk biasanya memiliki peradangan kronis.

06 Aug 2020 11:21 WIB

Benarkah Penderita Diabetes Paling Rentan Tertular Covid?

Tokoh Lain

Diabetes merupakan penyakit yang erat sekali hubungannya dengan gaya hidup.

10 Jul 2020 13:47 WIB

Idap Diabetes, Pencipta Lagu Anak Papa T Bob Meninggal Dunia

Ngopitainment

Papa T Bob meninggal dunia di usia 59 tahun.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...