Asyik, 16 SMK di Jatim Rasakan Pembelajaran Proyektor Interaktif

17 Oct 2018 14:33 Inovasi

Belajar makin asyik dan kreatif lewat perangkat penunjang pembelajaran yang memanfaatkan teknologi multimedia. Adalah GCR (Global Channel Resources Indonesia) menggandeng PT Celestia Sinergi Indonesia (Celgi) dalam menghadirkan produk Cybernetyx EyeRIS 9090 FT.

Dan hari ini sedikitnya 16 sekolah (SMK) yang turut ambil bagian sebagai ‘Cybernetyx Service Point’ di Jawa Timur. Bertempat di Aston Batu Inn, Batu-Malang ini diadakan oleh PT Celestia Sinergi Indonesia (Celgi) bekerjasama dengan Cybernetyx sebagai pemilik merek untuk produk EyeRIS seri IX, Global Channel Resources (GCR) sebagai area distributor APAC serta Raya Teknologi Computindo sebagai partner Celgi di daerah Jawa Timur. 

Teknologi interaktif whiteboard (Cybernetyx EyeRIS IX), penandatanganan kerja sama Cybernetyx Service Point dengan beberapa sekolah di Jawa Timur, serta pelatihan teknis penanganan Cybernetyx EyeRIS IX. 

Penampakan produk inovatif proyektor interaktif dari Cybernetyx
Penampakan produk inovatif proyektor interaktif dari Cybernetyx

Kerja sama antara PT Celestia Sinergi Indonesia dan PT. Raya Teknologi Computindo dengan 16 sekolah di sejumlah kota di Jawa Timur (Batu, Kediri, Lamongan, Madiun, Malang, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Trenggalek, dan beberapa kota di Jawa Timur lainnya) bertujuan untuk mendukung pendidikan di Indonesia dalam mengembangkan pendidikan di sektor TIK sehingga para peserta didik dapat terus meningkatkan informasi perkembangan teknologi terkini.

16 SMK di Jawa Timur rasakan pengalaman pembelajaran dengan proyektor interaktif teknologi terkini
16 SMK di Jawa Timur rasakan pengalaman pembelajaran dengan proyektor interaktif teknologi terkini

Sekilas tentang kehebohan perangkat EyeRIS IX “Eye-like Rapid Imaging System” dan ini merupakan unit pengolahan citra dengan resolusi tinggi dan berkecepatan tinggi yang bertindak sebagai perangkat input ke komputer.

Produk Ini bekerja dengan prinsip mengikuti ruang 3 dimensi di depan sensor dan mengubahnya menjadi sinyal sentuh di komputer. Di dalamnya termuat fitu mulai NUI Gesture Support, dengan teknologi revolusioner “Movement Detection 3-D Optical”, High-Speed Tracking hingga software Intellispace dengan resokusi tinggi.

"Kami melihat celah di sana, karena saat ini pasar projector masih 150 ribu dengan 60 persen ada di pasar edukasi, 30 persen di private dan government. Untuk market projector ini suatu peluang, menggunakan alat ini untuk mengubah white board menjadi interaktif dan Jawa Timur menjadi pilihan utama kami," kata Dedhy H. Yahya Director Celgi.

Cybernetyz EyeRIS 9090 FT merupakan unit interaktif optikal yang memiliki built in sensor gambar berkecepatan tinggi. Unit interaktif ini mampu melacak dengan pintar dan mempelajari lingkungan sekitar sehingga dapat menghadirkan pengalaman presentasi yang lebih interaktif lagi.

"Sebuah sensor yang akan memberikan pengalaman interaktif karena kita bisa menggunakan white board dan projector secara langsung, jadi lebi" kata Budi Mulya, Manager Engineering GCR.

Cybernetyx EyeRIS juga dilengkapi dengan perangkat lunak multi-touch Intellispace sehingga dapat digunakan dengan tulisan tangan asli, juga mengenali bentuk geometris. Cybernetyx EyeRIS juga mendukung kemampuan untuk merekam dan bahkan mengubah hasil rekaman dalam bentuk PDF.

Konon 1 paket teknologi Cybernetyx EyeRIS 9090 FT yang diaplikasikan di ruang kelas ini ditebus di kisaran harga 16 jutaan rupiah tentu ini lebih murah dibandingkan papan tulis elektrik yang harganya puluhan bahkan ratusan juta rupiah.

Perangkat tersebut dibekali teknologi "Movement Detection 3-D Optical," dan teknologi yang dapat memproses gambar dengan kecepatan tinggi, yaitu 60-70 FPS bahkan sampai dengan 200 FPS (frame per second).

Resolusi yang dihasilkan juga sangat besar mencapai 6768x4320 piksel square. EyeRIS 9090 dapat memproses lebih dari 195 juta dot per detik dan memberikan sub-pixel yang presisi untuk pengalaman menulis.

Reporter/Penulis : Okky Tri Hutomo


Bagikan artikel ini