Artis Indah Kartika Mutiarawati atau Ike Muti pose bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Instagram @ikemuti16)

Artis Ike Muti Disomasi Pemprov DKI

Nasional 31 July 2020 17:00 WIB

Nama artis Ike Muti mungkin kurang akrab di telinga publik. Tapi, nama sang artis mendadak viral. Pemilik nama asli Indah Kartika Mutiarawati itu disomasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Melalui unggahan akun media sosial Instagram dan Twitter @ikemuti16, wanita 47 tahun itu menyebut ada salah satu pihak yang menawarinya pekerjaan berupa membintangi web series (serial web). Namun, Ike Muti menolak tawaran tersebut karena dia diminta menghapus foto bareng Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"TUHAN MEMANG BAIK disaat #pandemi saya masih ada bbrp tawaran #webseries tapi kalau ada tawaran rezeki ke saya dengan MEMINTA SAYA UNTUK MENGHAPUS FOTO2 DISOSMED yang ada BAPAK PRESIDEN kita @jokowi kok rasanya GAK PROFESIONAL banget!!!," tulis Ike Muti.

Lebih lanjut, wanita kelahiran 16 September 1972 itu berkata, pekerjaan tersebut bekerja sama dengan Pemda DKI. Ike Muti lantas menuturkan alasan dirinya tidak dipilih untuk membintangi serial web tersebut karena terang-terangan menyatakan dukungannya kepada Jokowi.

“Rezeki gak kemana BOSSSS!!!... CINTA saya mengalahkan segalanya ke #presidenrepublikindonesia.. Menurut mrk saya #jokowi banget makanya saya gak kepilih di project #pemdadki itu.. waooooooooo," tulisnya.

Ike Muti kembali bersikukuh tidak akan menghapus foto tersebut. Menurutnya, hak dia untuk mengunggah foto bersama siapapun, termasuk Presiden Jokowi. Maka, Ike Putri lebih memilih menolak tawaran kerja tersebut sdaripada menghapus foto.

"Numpang tanya deh apakah kalian yg punya project itu lupa yaa kalau project kalian itu dikerjakan di IBUKOTA JAKARTA yang mana notabenenya masih dipimpin oleh PRESIDEN INDONESIA kita yaitu Bapak #jokowi.. Jadi wajib hukumnya kita menghormati beliau ..Dan HAK saya juga lah utk memposting atau memasang foto dengan #presidenku," tulisnya lagi.

Di akhir unggahannya, Ike Muti berharap oknum tersebut mencontoh sikap Jokowi. Dia pun mendoakan kelancaran proyek itu. "Saya doakan semoga project #pemdadki itu lancar jaya yaaa..Inget lhoo Bapak PRESIDEN JOKOWI tidak pernah membenci siapapun beliau sangat bijaksana..harusnya mencontohlah sikap beliau BOSSS!!!," tulisnya.

Akibat unggahan tersebut, Ike Muti disomasi oleh Pemrov DKI Jakarta. Mereka memberi waktu 2 x 24 jam untuk sang artis menjelaskan maksud dari unggahannya. Jika tidak maka Pemrov DKI akan menempuh jalur hukum.

Melalui Twitter resminya, Pemprov DKI menyatakan telah melayangkan surat somasi kepada Ike Muti. Pemprov DKI juga menampilkan surat somasi ke akun @ikemuti16 di Twitter.

"Salam, Ibu Ike Muti. Kami telah mengirimkan surat somasi kepada Saudara atas isi posting Saudara di IG yg tidak faktual tsb. Harap diterima dengan baik. Kami tunggu tindak lanjutnya," demikian cuit @DKIJakarta.

Surat somasi Pemprov DKI Jakarta ke artis Ike Muti Foto Twitter DKIJakartaSurat somasi Pemprov DKI Jakarta ke artis Ike Muti. (Foto: Twitter @DKIJakarta)

Surat Somasi yang dikeluarkan Pemprov DKI ditandatangani oleh Kabiro Hukum Setda DKI, Yayan Yuhanah tertanggal 30 Juli 2020. Surat somasi tersebut ditembuskan salah satunya kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dalam surat somasi yang diunggah @DKIJakarta ada 3 poin yang diminta kepada Ike Muti. Pemprov DKI menegaskan pernyataan Ike Muti tidak faktual. Ike Muti juga disebut berisi kebohongan dan telah membuat nama baik Pemprov DKI dirugikan lantaran postingannya menjadi viral.

"Maka dengan ini kami memperingatkan saudara untuk menjelaskan apa proyek yang Saudara sebutkan dan siapa penanggungjawabnya?" kata Pemprov DKI dalam surat somasinya.

Selain itu, Ike Muti diminta menyebutkan siapa yang meminta dirinya menghapus foto bersama Jokowi demi mendapat proyek web series yang dimaksud. Ike Muti pun diminta menjelaskan dengan siapa dirinya berkomunikasi terkait hal tersebut.

"Menunjukkan bukti komunikasi yang menyatakan permintaan Pemerintah Provinsi DKI untuk menghapus foto Anda dengan Presiden Joko Widodo," tegas Pemprov DKI.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

03 Aug 2020 16:00 WIB

Usut Fetish Jarik Mahasiswa Unair, Polda Buka Posko Pengaduan

Kriminalitas

Upaya percepatan dan perlindungan pada korban.

03 Aug 2020 15:57 WIB

Langgar Protokol Kesehatan, ASN Di Jateng Bisa Didenda

Nusantara

Ganjar Pranowo siapkan mekanisme denda.

03 Aug 2020 15:37 WIB

Klaim Surabaya Zona Hijau, Dewan: Risma Halu, Tak Sesuai Fakta

Surabaya

Dewan menilai Risma tak serius tangani covid-19 sejak awal.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...