Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan, saat melakukan kunjungan kerja di Mapolda Jatim, Surabaya, Selasa 28 Januari 2020. (Foto: Fariz/ngopibareng.id)

Ditanya Soal Harun di Mapolda, Arteria Malah Puji Firli Bahuri

Korupsi 28 January 2020 17:45 WIB

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Arteria Dahlan, menolak berkomentar tentang buron Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Harun Masiku. Harun yang juga caleg dari PDIP menjadi tersangka di kasus suap pergantian antar waktu (PAW) DPR RI. Namun, Arteria memuji Ketua KPK Firli Bahuri, serta kinerja dewan pengawas.

“Wah gak komen kalau Harun itu,” ungkap Arteria Dahlan usai melakukan kunjungan kerja sebagai anggota Komisi III DPR RI di Mapolda Jatim, Surabaya, Selasa 28 Januari 2020.

Namun ia memberi komentar terkait evaluasi kinerja KPK dalam satu bulan ini. Dalam rapat Komisi III dengan pimpinan dan dewan pengawas KPK, Arteria mengapresiasi koordinasi KPK dengan dewan pengawas. Menurutnya, koordinasi itu membuat kerja menjadi lebih baik.

“Lihat bagaimana mereka begitu kompaknya, guyub-rukunnya pimpinan dan Dewas KPK, yang saling mengisi dan saling melengkapi, tidak saling menegasikan fungsinya satu sama lain,” paparnya.

Tak hanya itu, Arteria juga memuji kepemimpinan Firli Bahuri di KPK didampingi komisioner lainnya yang memberikan banyak terobosan dan inovasi dalam upaya pemberantasan korupsi.

“Kami yakin betul di bawah kepemimpinan Bang Firli, di bawah kepemimpinan Pak Tumpak untuk dewan pengawas, pemberantasan korupsi semakin efektif, sesuai dengan aturan, dan diterima oleh masyarakat,” imbuhnya.

Meski, pria yang berasal dari Dapil VI Jatim itu mengaku, hanya sedikit hal yang bisa ditanyakan Komisi III kepada Dewas dan pimpinan KPK karena mereka baru bekerja dalam hitungan minggu.

“Pada prinsipnya Komisi III DPR RI memberikan ruang seluas-luasnya dan memberikan waktu kepada pimpinan KPK, kepada pimpinan Dewan Pengawas KPK untuk bekerja sehebat-hebatnya, sekuat-kuatnya dan sehormat-hormatnya,” ujar Arteria.

Seperti diketahui, penanganan kasus suap PAW DPR oleh KPK jadi polemik. Masalahnya adalah simpang-siur informasi terkait ketidakberhasilan KPK menangkap Harun Masiku, tersangka dari politikus PDIP yang kini buron. Harun disebut berada di luar negeri, namun sejumlah informasi memberikan bukti jika Harun ada di dalam negeri.

Penulis : Fariz Yarbo

Editor : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

23 Sep 2020 19:12 WIB

Warkop DKI Ulang Tahun ke-47

Selebriti

Indro merayakan ulang tahun Warkop DKI ke-47.

23 Sep 2020 18:57 WIB

Hasil Rapid Test Reaktif, Seorang Ibu Melahirkan di Ambulans

Human Interest

Seorang ibu melahirkan di ambulans saat dievakuasi ke RS rujukan Covid-19.

23 Sep 2020 18:45 WIB

Dampak Covid-19, Program Beasiswa LPPD Jatim ke Cairo Batal

Pendidikan

Program beasiswa LPPD Jatim ke Cairo ditunda sampai 2021.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...