Ari Untung Unggah Potret Monas Bak Lautan Manusia

02 Dec 2018 23:17 Selebriti

Monumen Nasional (Monas) dipenuhi para peserta Reuni 212, pada Minggu 2 Desember 2018. Banyak orang yang mengunggah kondisi Monas yang penuh dengan para peserta aksi di media sosial. Salah satunya adalah presenter Arie Untung.

Suami Fenita Arie ini mengunggah foto lautan manusia dengan pakaian putih yang dipotret dari udara. Namun, Arie sendiri absen di acara reuni akbar itu lantaran menjadi salah satu pembicara acara Jalan Hijrah di Semarang, Jawa Tengah di hari yang sama.

Arie memberikan judul tulisannya 'Join atau Kolaburasi' (ikut serta atau kerja sama) dalam keterangan foto Reuni 212 yang diunggah Arie. Ia pun berpesan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk melupakan perbedaan. "Indonesia bukan tergantung berapa 'nomormu'," katanya.

Ayah dua anak ini mengingatkan masyarakat bahwa secara hakikatnya, semua orang Indonesia adalah saudara. "Jika ada persaingan, bersainglah dengan damai dan tanpa benci. Tetaplah saling menyayangi," katanya.

Arie Untung mengajak semua orang untuk mengembalikan persatuan dan menghargai perbedaan pendapat dengan santun. "Tanpa memfitnah dan menjatuhkan. Aku hargai kamu, Kamu hargailah juga aku," katanya.

Dia menduga banyak orang yang sudah tahu bagaimana posisi (politiknya). Ia mempersilakan bila ada orang yang memiliki posisi (politik) yang berbeda dengan dirinya. "Aku tetap menyayangi kamu," katanya.

Menurutnya, di manapun posisi politik seseorang itu tidak masalah baginya. "Yuk hidup bersama dalam damai. Berbeda namun tetap bergandengan dengan damai," katanya.

Dalam bahasa Inggris, Arie Untung mengakhiri pesannya dengan ajakan kepada rakyat Indonesia bahwa di antara penduduk Indonesia yang semua bersaudara, tidak ada pilihan 'perang'. "Hanya ikut serta atau kerja sama," kata dia. (yas)

View this post on Instagram

DIBALAS DENGAN CINTA . Fitnah tidak perlu dibalas fitnah Cukup dibalas dengan akhlak, cinta dan pelukan kasih sayang . Inilah sauadar saudaraku penjaga nkri yg sesungguhnya . Tuduhan makar? Sekitar 10jt orang berjarak beberapa meter dari istana, Istana kesayangan kita masih berdiri, rumput aja dijaga apalagi istana kebanggaan . Tuduhan bendera tauhid? Berkibar bersama sangsaka merah putih. persis seperti jaman perjuangan. Simbol Nasionalisme adalh bagian dari keimanan . Tuduhan radikal? Rumputpun masih bersenda gurau dng keluarganya ketika acara ini, tanpa terinjak injak . Tuduhan intoleran? Tak ada ujaran kebencian sedikitpun dr orasi terhadap ketakinan sauadranya yg berbeda . Tuduhan anti NKRI Naikan volume anda dengar lagu apa yg dinyanyikan dng penuh cinta Jikapun saat ini tiba2 ada yg menyerang indonesia. Mereka inilah yang ada paling depan membela tanah airnya, karena yg hadir disini pun ga takut dng dunia . Tinggal disimpulkan sebenernya apa tujuan lain dari fitnah2 itu? gpp kita sih yg damai aja lah y . Krn Ga pernah ada seorang pun atau organisasi apapun yang mampu melakukan hal yg sama dimanapun, krn memang bukan itu alasan mereka berkumpul.mrk hanya rindu ukhuwah bersama saudaranya yg bahkan blum pernah mereka temui . Berlomba bersedekah Berlomba menafkahkan uangnya untuk ummat Berlomba patungan untuk logistik konsumsi, bis, tiket pesawat dll Orang terkaya di indonesia bersatu sekalipun dia keluarkan semua hartanya ga akan mampu menandingi kemampuan ukhuwah ini (8:63) . Ini masalah hati Hanya Allah penggerak hati2 mereka . Barakallah saudaraku Hati aku bersama kalian . #masyaallahtabarakallah #212 . Yuk sabar sm fitnah semua nabipun difitnah krn menyampaikan kebenaran Kali ini fitnah? We nailed it Pasti akan ada fitnah yg lain, siap2 sabar lagi ya

A post shared by Arie Untung (@ariekuntung) on

Reporter/Penulis : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini