General Manager Arema FC, Rudy Widodo (Foto: Lalu Theo/Ngopibareng.id)

Tak Sepakat Soal Kontrak, Latihan Arema FC Ditunda Hingga Agustus

Liga Indonesia 14 July 2020 18:05 WIB

Manajemen Arema FC kembali menunda latihan yang semula akan digelar pada 20 Juli 2020. Latihan batal digelar akibat terkendala renegosiasi kontrak baru. Sebagai gantiya, latihan perdana direncanakan berlangsung pada Agustus setelah masalah kontrak terselesaikan.

General Manager Arema FC, Rudy Widodo mengatakan terdapat beda tafsir antara  manajemen dan pemain. Maka dari itu Arema FC akan berkordinasi dengan PT Liga Baru Indonesia (LIB) untuk mencari formula renegosiasi kontrak baru.

"Keinginan kami ketika tim sudah mulai berlatih, negosiasi kontrak sudah selesai. Memang ada sedikit perbedaan pemahaman antara pemain dan manajemen. Mungkin tidak semua, tetapi alangkah baiknya jika ada rumusan hitungan dari operator kompetisi," tuturnya pada Selasa 14 Juli 2020.

Jika urusan renegosiasi kontrak sudah selesai maka, para punggawa Arema FC dapat fokus menjalani latihan perdana sebelum gelaran kompetisi Liga 1 2020 pada Oktober 2020 nanti. "Kalau urusan kontrak sudah selesai maka pemain bisa lebih fokus untuk mempersiapkan diri dan tidak kepikiran lagi," katanya.

Sebelum dilaksanakannya latihan perdana pada Agustus 2020 nanti, manajemen Arema FC juga sudah mempersiapkan agenda rapid test bagi para pemain. Agenda rapid test tersebut dibagi dalam dua gelombang. Untuk gelombang pertama akan dilakukan pada 17 Juli yang akan diikuti pemain lokal yang ada di Malang dan para karyawan kantor Arema FC serta official mess.

Sementara untuk gelombang kedua bakal diikuti oleh para pemain yang berasal dari luar Kota Malang dan rencananya dilaksanakan sepekan setelah gelombang pertama. "Kalau untuk rapid testnya nanti juga akan disesuaikan," ujarnya.

Seperti diberitakan oleh Ngopibareng.id sebelumnya, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) mengambil keputusan untuk melanjutkan gelaran kompetisi Liga 1 2020 kembali pada Oktober 2020.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bernomor SKEP/53/VI/2020 tentang Kelanjutan Kompetisi Dalam Keadaan Luar Biasa Tahun 2020. Surat keputusan tersebut sekaligus mengeliminasi surat keputusan sebelumnya pada 27 Maret 2020, yang tertuang dalam SKEP/48/III/2020 tentang penghentian kompetisi sepak bola di Indonesia terkait penyebaran Covid-19 di Indonesia dalam keadaan kahar atau force majeure.

Penulis : Lalu Theo Ariawan Hidayat Kabul

Editor : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

07 Aug 2020 22:45 WIB

Sanchez Sindir MU Setelah Dipermanenkan Inter Milan

Liga Italy

Alexis Sanchez merasa diterima dengan baik sejak awal di Inter

07 Aug 2020 22:25 WIB

Ganjar Lantik Sejumlah Pejabat Secara Virtual

Nusantara

Pelantikan dilakukan di tengah pandemi.

07 Aug 2020 22:11 WIB

Tempe H Farkhan Sejak 1969, Harganya Pernah 1 Ringgit di Jombang

Feature

Usaha tempe berusia 51 tahun di Jombang, Jawa Timur.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...