Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan (Foto: Roesdan/ngopibareng.id)

Barang Bukti Kasus Amblesan Tanah Jalan Raya Gubeng Diuruk

Surabaya 22 January 2019 19:40 WIB

Setelah menetapkan tiga tersangka baru dalam kasus amblesnya jalan raya Gubeng, Surabaya, lubang galian berukuran 5 x 5 meter yang berada di lahan proyek basement sisi barat yang mnejadi barang bukti akhirnya bisa segera ditutup.

Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan saat meninjau lokasi Jalan Raya Gubeng, Selasa, 22 Januari 2019 mengatakan pengurukan terhadap barang bukti ini menyusul rekomendasi dari Balai Besar Jalan Nasional untuk segera ditutup, demi menghindari kerusakan susulan.

"Adanya surat dari pihak PT NKE yang minta lubang berukuran 5x5 itu untuk diuruk kembali. Tadi siang kami lihat pengurukan itu sudah dilakukan," kata Luki.

Diberitakan sebelumnya, Polda Jatim telah menetapkan tiga tersangka tersangka baru terkait kasus ini. Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka adalah pelaksana proyek dari PT Saputra dan PY NKE. Tiga tersangka itu adalah RH, R, dan AL.

Sampai saat ini tersangka kasus amblesan tanah di jalan raya Gubeng yang diduga disebabkan karena pengaruh pembangunan proyek basement RS Siloam berjumlah 4 orang yang merupakan pelaksana proyek. (ocn)

Area proyek sisi barat jalan gubeng foto  RoesdanngopibarengidArea proyek sisi barat jalan gubeng (foto : Roesdan/ngopibareng.id)

Penulis : Roesdan Suriansyah

Editor : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

27 Mar 2020 23:20 WIB

Petugas Semprot Jalan di Surabaya Pakai Water Cannon

Surabaya

Berharap agar sepanjang Jalan Kota Surabaya steril.

27 Mar 2020 22:25 WIB

Polda Uji Coba Kawasan Physical Distancing di Tiga Perumahan Ini

Jawa Timur

Meminimalisir penyebaran Covid-19 di lingkungan perumahan tersebut.

27 Mar 2020 16:30 WIB

Tutup Jalan Protokol, Polda Jatim Tolak Disebut 'Lockdown' Lokal

Jawa Timur

Penutupan mengurangi kerumunan masyarakat

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.