April Menikah, Ajudan Bupati Demak Tewas, Bupati Patah Tulang

04 Mar 2019 09:14 Human Interest

Bupati Demak Muhammad Natsir mengalami kecelakaan lalu lintas di KM 349 Tol Batang, Semarang, Jawa Tengah, Minggu dini hari, kemarin. Mobil Innova bernopol H 9507 PN warna hitam, yang ditumpangi bupati menabrak truk tronton hingga remuk.

Muhammad Natsir saat ini telah berada di Paviliun Garuda, Lantai 6, RSUP dr Kariadi, Semarang. Ia mengalami patah tulang panggul.

Pengawas RSUP dr Kariadi, Endang Fatmawati menjelaskan, dari hasil rontgen Muhammad Natsir ditemukan patah pada tulang panggul kiri. Dokter Orthopedi yang menangani sang bupati adalah dr Robin Novriansyah SpOT.

"Untuk luka di kelingking kanan sudah ditangani di RSUD Batang dengan 4 jahitan. Sementara untuk fraktur di panggul sementara dilakukan skintraksi sembari menunggu penanganan langsung oleh dokter Orthopedi," jelas Endang Fatmawati.

Hasil rontgen Muhammad Natsir ditemukan patah pada tulang panggul kiri
Hasil rontgen Muhammad Natsir ditemukan patah pada tulang panggul kiri.

Berbanding terbalik dengan kondisi bupati. Sang ajudan, Febri Dien Terial, yang mendampingi bupati dalam perjalanan dinas, meninggal meski sempat mendapatkan tindakan medis di RS Kalisari Batang.

Sementara, pengawal pribadi bupati, Wijaya mengalami patah tulang kaki. Sopir hanya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan.

Ya, rezeki, jodoh, dan maut semua di tangan Tuhan. Kematian tragis Febri, salah satu buktinya. Menurut rencana, Febri akan menikah dengan pujaan hatinya, Harghiana Sahabrina Luthfi Fortuna, pada 6 April 2019.

"Semua takdir Tuhan," kata Junaidi, ayah Febri di rumah duka Kelurahan Petamanan, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.

Foto kenangan Febri Dien Terial bersama kedua orangtuanya
Foto kenangan Febri Dien Terial bersama kedua orangtuanya.

Junaidi adalah purnawirawan TNI AD. Dia menceritakan bahwa calon istri Febri adalah rekannya sesama lulusan IPDN Jatinangor, Jawa Barat. Saat ini, Harghiana Sahabrina Luthfi Fortuna berdinas di salah satu kementerian.

"Persiapan sudah 90 persen. Gedung tempat resepsi sudah direservasi, baju pengantin sudah disiapkan. Begitu pula dengan perhiasan dan seserahan. Katering pun sudah dipesan. Undangan sudah dicetak dan siap disebar," ujar sang ayah. (yas)

Reporter/Penulis : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini