Dari kiri ke kanan: Kirana Aisyah Larasati, Sayyidati Nurmuthi'ah dan Hilmi Aziz Bukhori menjelaskan mengenai aplikasi buatannya yang akan dilombakan pada MTQMN di Aceh, pada 28 Juli-4 Agustus 2019 (Theo/Ngopibareng.id)

Tiga Mahasiswa UB, Aplikasi Adem yang Bikin Tenang

Pojok Unibraw 16 July 2019 21:29 WIB

Tiga mahasiswa dari Universitas Brawijaya (UB) Malang menciptakan aplikasi di smartphone untuk mengingatkan waktu salat bagi anak-anak dan siswa di sekolah, yang diberi nama Adem apps.

Aplikasi ini akan dilombakan dalam kontes Musabaqah Tilawatil Qur'an Mahasiswa Nasional (MTQMN) se-Indonesia, di Aceh, pada 28 Juli-4 Agustus 2019, kategori desain aplikasi Al Qur'an.

Ketiga mahasiswa itu adalah Kirana Aisyah Larasati dari Fakultas MIPA, Sayyidati Nurmuthi'ah dari Fakultas Pertanian dan Hilmi Aziz Bukhori dari Fakultas Ilmu Komunikasi.

Sayyidati Nurmuthi’ah, seorang dari Tim Adem, menerangkan, aplikasi ini dilatarbelakangi kecanduan gadget yang menimpa para siswa dan siswi sekolah.

“Aplikasi Adem mini hadir bukan untuk menjauhkan anak-anak dari teknologi. Tetapi untuk mengatur waktu penggunaan handphone, terutama untuk mengingatkan waktu shalat,” terangnya.

Aplikasi tersebut dilengkapi dengan fitur lock, yang berfungsi untuk mengunci smartphone selama 15 menit.

Jadi bagi orang tua yang punya anak-anak, aplikasi ini bisa digunakan untuk mengingatkan waktu salat dan belajar. Nanti yang mengatur orang tua," ujar salah satu anggota tim lainnya, Kirana Larasati.

Kirana menambahkan Selain bisa mengingatkan waktu salat, aplikasi ini mampu mengendalikan penggunaan smartphone secara otomatis saat belajar maupun sedang belajar di sekolah.

“Selain untuk mengingat salat, aplikasi ini juga berisi konten-konten keagamaan seperti ayat Al Quran atau hadist disertai terjemah dan makna sebagai pedoman menjalani hari, serta konten informasi islam lainnya,” tuturnya.

Aplikasi Adem ini telah mulai diujicoba di MAN 2 Kota Malang, nantinya siswa dan siswi yang ada di sekoah tersebut diwajibkan untuk mendownload aplikasi Adem di google playstore. Diharapkan melalui uji coba tersebut dapat membuat siswa dan siswi disiplin melakukan ibadah sholat. (teo)

Penulis : Lalu Theo Ariawan Hidayat Kabul

Editor : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

26 May 2020 23:34 WIB

Kata Emil Dardak Soal New Normal di Jatim

Jawa Timur

Menurutnya warga akan beradaptasi dengan kekreatifan mereka masing-masing.

26 May 2020 21:15 WIB

Khofifah Terapkan New Normal Jika Transmisi Covid di Bawah 1

Jawa Timur

Jatim masih akan diskusi dengan berbagai pihak sebelum terapkan new normal

26 May 2020 21:08 WIB

Ganjar Minta Warganya Tak Nekat Kembali ke Jakarta

Nusantara

Masyarakat yang terlanjur mudik dilarang kembali ke Jakarta.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.