Antrean kendaraan mudik di pintu jalur fungsional Kertosono-Wilangan. (Foto: Azhari/ngopibareng.id)

Antrean Panjang Warnai Pintu Masuk Jalur Tol Fungsional Kertosono-Wilangan

12 Jun 2018 07:40

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Jika Surabaya-Kertosono bisa ditempuh dalam waktu 45 menit dengan kecepatan 100 kilometer per jam, jalur fungsional hanya bisa ditempuh dengan kecepatan maksimal 40 kilometer per jam.

Arus mudik lebaran H-3 melalui jalan tol Surabaya terasa padat. Antrean panjang tampak di pintu masuk ruas tol fungsional Kertosono-Wilangan, Selasa 12 Juni 2018.

Ruas ini memang baru dibuka mulai pukul 07.00 WIB. Sepuluh menit sebelum pintu jalur fungsional dibuka, ratusan mobil antre sampai 3 jalur sepanjang 200 meter. Dari jembatan sampai dengan belokan dari Bandar Kedung Mulyo.

Para pemudik memanfaatkan waktu menunggu jalur fungsional ini dengan foto-foto. Namun, tepat pukul 7.00 WIB, antrean mobil pemudik langsung bergerak. "Ayo sudah dibuka. Kembali ke mobil untuk segera jalan," teriak seseorang memanggil keluarganya.

Jalur fungsional Kertosono-Wilangan sepanjang 37,5 kilometer ini memang masih dalam proses pengerjaan. Jembatan Panjang Hilir dekat gerbang tol Bandar masih selesai satu jalur. Demikian juga beberapa ruas setelahnya baru dibeton.

Meski demikian, jalur ini sudah cukup nyaman untuk dilalui. Namun tidak bisa dengan kecepatan tinggi seperti di jalur Surabaya-Kertosono yang sudah operasional. Di beberapa tempat harus berhati-hati karena sambungan beton jalan yang belum sempurna.

Jika Surabaya-Kertosono bisa ditempuh dalam waktu 45 menit dengan kecepatan 100 kilometer per jam, jalur fungsional hanya bisa ditempuh dengan kecepatan maksimal 40 kilometer per jam.

Sebagian jembatan masih dalam konstruksi.

Meski baru dibuka secara fungsional, di kilometer 657+200 disediakan rest area sementara. Di sekitar rest area itu ada masjid kampung.

Sepanjang 3 kilometer, tol fungsional ini menggunakan jalur kiri dari arah Surabaya. Setelah itu, pindah jalur kanan karena yang sudah selesai dibeton baru lajur kanan. Sementara lajur kiri masih dalam bentuk urugan tanah.

Jalur fungsional di ruas Jawa Timur ini dibuka sejak tanggal 9 atau H-5. Sampai dengan H+2 dibuka untuk satu jalur dari Kertosono-Wilangan. Setelah itu dibuka untuk arus balik dari pintu Wilangan-Kertosnono. (azh)