Antrean elektronik BPJS di Makassar. (Foto: BPJS Kesehatan)
Antrean elektronik BPJS di Makassar. (Foto: BPJS Kesehatan)

Antrean Online BPJS Kesehatan Juga Bisa Dinikmati di Makassar

Ngopibareng.id BPJS Kesehatan 28 February 2020 21:38 WIB

Kemudahan pengambilan nomor antrean bagi peserta JKN-KIS di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) kini dapat dimanfaatkan melalui aplikasi Mobile JKN dan saat ini RSIA Ananda menjadi rumah sakit pertama di Makassar yang sistem antreannya telah terintegrasi dengan aplikasi Mobile JKN, sehingga bagi peserta yang dirujuk di Rumah Sakit Ananda tersebut tidak perlu repot lagi untuk lama mengantre.

Tidak hanya itu, selain fitur sistem antrean online, RSIA Ananda juga telah mengimplementasikan fitur display tempat tidur dan fitur display tindakan medis operasi yang dimana seluruh fitur tersebut telah dapat diakses melalui aplikasi Mobile JKN.

Menurut Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makassar, Greisthy E.L Borotoding menjelaskan bahwa penambahan fitur terbaru seperti fitur antrean online, fitur display ketersediaan tempat tidur dan fitur display tindakan medis operasi tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen BPJS Kesehatan dan rumah sakit dalam meningkatkan kualitas layanan, kemudahan serta keterbukaan akses informasi bagi peserta JKN-KIS.

“Dengan adanya fitur antrean online diharapkan pelayanan dapat lebih cepat dan memberikan kepastian waktu layanan kepada peserta JKN-KIS. selain itu, fitur display tempat tidur di aplikasi Mobile JKN juga menjadi bentuk komitmen FKRTL untuk melakukan updating secara real time atas kondisi keluar masuknya pasien di rumah sakit, sehingga hal tersebut dapat memberikan informasi bagi peserta yang akan dirawat inap di rumah sakit dan juga memudahkan rumah sakit dan peserta untuk mencari alternatif rumah sakit lain sebagai rujukan peserta yang akan dirujuk dan mendapatkan layanan rawat inap tingkat lanjutan. Adapun fitur display tindakan medis operatsi digunakan sebagai sarana informasi jadwal tindakan/operasi personal peserta JKN-KIS. Fitur ini menyediakan informasi jadwal operasi yang ada di rumah sakit sehingga peserta dapat terinfokan jadwal operasi dan memberikan kepastian jadwal operasi kepada peserta yang sudah dijadwalkan oleh Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP),” Jelas Greisthy.

Sementara itu Kepala SDM dan Pelayanan RSIA Ananda Makassar, Nasriyadi Nasir mengatakan bahwa pemanfaatan antrean online di RSIA Ananda masih perlu terus disosialisasikan utamanya di Pelayanan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) agar dapat memanfaatkan sistem antrean online melalui Mobile JKN mengingat sekitar 95-97 persen pasien rawat inap di RSIA Ananda adalah peserta JKN-KIS dan 30 persen merupakan pasien rawat jalan.

“Kami harap dengan hadirnya sistem antrean online di RSIA Ananda ini, masyarakat bisa terbantu tanpa perlu lagi mengambil nomor antrean pendaftaran di rumah sakit. Jadi pada saat rujukannya telah terbit di FKTP maka secara otomatis peserta bisa langsung mendapatkan antrean dibagian pendaftaran untuk diterbitkan Surat Eligibilitas Peserta (SEP) nya di Rumah Sakit tanpa perlu lagi mengambil nomor antrean pendaftaran di loket karena antrean tersebut sudah didapatkan sejak pertama melalui fitur pendaftaran pelayanan FKRTL pada aplikasi Mobile JKN,” terang Nasriyadi Nasir.

Oleh karena itu diharapkan kepada Peserta JKN-KIS untuk dapat mengunduh aplikasi Mobile JKN di smartphone-nya agar Peserta dapat langsung mengakses fitur-fitur tersebut dengan harapan dapat memudahkan dan memberikan kepastian dalam mendapatkan pelayanan serta meningkatkan kepuasan peserta. (WR)

Penulis : Rohman Taufik

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

28 Jan 2021 01:30 WIB

Usai Seret Istri di Kap Mobil, Wakil Ketua DPRD Sulut Minta Maaf

Nasional

Wakil Ketua DPRD Sulut minta maaf.

28 Jan 2021 01:13 WIB

Kasus Kematian Rapper Iron Ditutup, Keluarga Tolak Otopsi

ngopiK-pop

Keluarga tolak otopsi jenazah rapper Iron.

28 Jan 2021 00:35 WIB

Diduga Selingkuh, Wakil Ketua DPRD Sulut Dicopot dari Jabatan

Politik

Usai dihadang istri di kap mobil, Wakil DPRD Sulut dicopot dari jabatan.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...