Tanaman lidah mertua di salah satu tepi Jalan Raya Surabaya. (Foto: Farid/ngopibareng.id)

Anies Harusnya Malu, Risma Tanam Lidah Mertua Sejak 5 Tahun Lalu

Surabaya 23 July 2019 19:40 WIB

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan baru berencana menanam tumbuhan lidah mertua untuk mengurangi polusi udara. Padahal di Kota Surabaya, Wali Kota Tri Rismaharini, telah menanam tumbuhan serupa sudah lama.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Masyarakat Pemerintah Kota Surabaya, Muhammad Fikser. Ia mengatakan lidah mertua sudah lama ditanam di tepian jalan Kota Surabaya sebagai hiasan.

"Di tengah-tengah jalan itu sudah banyak lidah mertua yang ditempatkan di dalam pot-pot warna-warni. Karena dari Ibu (Risma) sudah tahu kalau lidah mertua itu baik untuk menyerap polusi," ujar Fikser saat dikonfirmasi, Selasa 23 Juli 2019. 

Fikser mengatakan ide menanam tumbuhan lidah mertua di Kota Surabaya itu gagasan langsung Risma yang diletakkan di jalan-jalan utama ramai arus kendaraan.

Tempat menanam lidah mertua itu kaleng-kaleng bekas yang disulap dengan cat-cat warna warni agar lebih menarik. Menurut Fikser, ini termasuk upaya pemanfaatan benda tak terpakai yang ramah lingkungan.

"Ibu (Risma) berharap lidah mertua ini dapat mengurangi polusi udara dan menekan suhu udara di Kota Surabaya. Selain itu pot-potnya dari kaleng bekas yang dicat juga daur ulang agar ramah lingkungan," kata Fikser.

Benar saja, pantauan ngopibareng.id, tanaman bernama lain Sansevieria itu tumbuh di pot-pot ragam warna yang nampak berjajar di sepanjang tepi Jalan Walikota Mustajab, Jalan Sulawesi, Jalan Urip Sumoharjo, dan di jalan menuju Jalan Pemuda, Surabaya.

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Pemkot Surabaya, sejak ditanam lima tahun yang lalu, hingga pada 2019, sedikitnya ada 15 ribu tanaman lidah mertua, yang tumbuh di Kota Pahlawan ini.

"Sekarang ada 15 ribu tanaman lidah mertua. Itu ditanam sejak 5 tahun lalu, tahun 2014," kata Kasi Pertamanan DKRTH Henry Setianto, saat dikonfirmasi.

Henry mengatakan, jenis lidah mertua yang ditanam pihaknya di Kota Surabaya ini antara lain adalah lidah mertua varigata, yang memiliki cirikhas berwarna kuning dan hijau. Lalu ada pula lidah mertua jenis kodok yang memiliki daun lebih pendek.

"Jenis varigata itu yang bagus, yang warnanya kuning. Kan sansivieria itu ada banyak jenisnya. Kalau yang lidah mertua kodok ini lebih pendek daunnya," ujarnya.

Selama ini tanaman lidah mertua itu dipasokmya dari daerah Malang dan Kediri, Jatim. Kendati demikian, Pemkot Surabaya mulai tahun ini mulai membudidayakan lidah mertua secara mandiri di Kebun Bibit, Surabaya. (frd)

Penulis : Farid Rahman

Editor : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

09 Jul 2020 15:46 WIB

Kurva Covid-19 Tak Turun, Pakar: Jangan Salahkan Jatim

Jawa Timur

Angka kasus bisa dilihat 7-8 hari kemudian.

09 Jul 2020 15:20 WIB

Pemkot Surabaya Gelar Operasi Patuh Masker

Surabaya

Bagi warga yang tidak pakai masker akan disanksi penyitaan KTP.

09 Jul 2020 14:25 WIB

Penerapan Jam Malam, DPRD Surabaya: Itu Langkah Frustasi

Surabaya

Mahfudz menilai kebijakan jam malam Pemkot Surabaya tidak efektif.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...