Anemia Bisa Menjadi Salah Satu Gejala Kanker Usus

24 Jan 2019 08:53 SapaDokter

Usus besar adalah bagian colon sampai rectum (bagian bawah usus). Organ inilah yang diserang bila seseorang menderita kanker usus.

Kanker usus sendiri menjadi salah satu penyakit mematikan, karena gejala awal penyakit ini tidak terlalu khas dan bahkan tidak menunjukan gejala apa-apa. Maka dari itu banyak orang terlambat datang untuk berobat.

Hal ini disampaikan oleh Dr. Made Putra Sedana Sp. PD. KHOM, konsultan penyakit dalam dan kanker.

"Biasanya orang datang kalau sudah terjadi penyumbatan, tiap buang air besar encer, perutnya besar dan kembung mereka baru memeriksakan diri, tapi biasanya itu sudah kanker," tutur dokter Adi Husada Cancer Center (AHCC) ini.

Menurut Made Putra, keluhan umum pada penyakit ini adalah anemia atau kekurangan darah. Orang yang menderita anemia bisanya akan mudah letih, lesu dan lemas.

"Anemia bisa menjadi salah satu gejala umumnya, orang yang punya anemi biasanya minum obat tambah darah atau tranfusi darah, ini tidak tepat harus periksa dulu dicari apa penyebabnya," ungkapnya

Ia pun berbagi cerita tentang salah satu pasien kanker usus yang ia tanggani, dulu ada pasien saya tiap kurang darah selalu tranfusi semakin lama semakin kurus badanya, akhirnya diperiksa dan benar ada kanker di ususnya.

"Memang tidak semua anemia adalah gejala kanker usus, tapi anemia bisa menjadi salah satu indikasi gejalanya, maka datang periksakan diri ke dokter untuk tau apa penyebabnya anemi secara pasti," jelasnya

Dokter Rumah Sakit Adi Husada ini, mengatakan orang tidak suka makan sayur akan rentan terkena kanker usus. Kalau memang ingin melakukan pencegahan pola hidup harus diubah perbanyak makan buah dan sayur, hindari stres maupun merokok.

Dalam pengobatan kanker usus sendiri, tidak semua kondisi bisa dilakukan operasi atau pembedahan. "Jika kanker masih ada di colon (bagian atas usus besar) kita bisa lakukan bedah, tapi kalau sudah di rectum (bagian bawah usus besar) biasanya kita lakukan kemoterapi, kalau dibedah beresiko karena banyak sudah banyak organ di sana," tutupnya (pit)

Penulis : Pita Sari
Editor : Moch. Amir


Bagikan artikel ini