Subangkit: Andik Vermasah Layak Ditunggu di Liga 1

03 Dec 2018 11:13 Liga Indonesia

Andik Vermansah dikabarkan bakal kembali merumput di kompetisi tanah air. Seperti keinginan sang pemain, kemungkinan besar Persebaya akan menjadi destinasi barunya. 

Andik sendiri terhitung sudah empat tahun terakhir bermain di kompetisi kasta tertinggi Malaysia, tepatnya sejak tahun 2014. Selangor FA menjadi pelabuhan pertamanya ketika menginjakkan kaki di Negeri Jiran. Konon, dari kabar yang beredar, Andik menerima gaji $150.000/tahun.

Dua tahun di Selangor, Andik berpindah ke klub Malaysia lainnya, Kedah FA di musim 2018. Namun, saat ini ia sudah tak terikat kontrak dengan klub tersebut karena durasi kontraknya sudah berakhir pada akhir November lalu.

Dalam kondisi tanpa klub, serta hasratnya yang sangat besar untuk kembali ke Persebaya, wajar bila pemain kelahiran Jember, 23 November 1991 dikabarkan segera bergabung dengan klub yang telah membesarkan namanya itu. 

Menurut pengamat sepak bola asal Jawa Timur, Subangkit, kedatangan Andik Vermansah ke Liga 1 sangat dinanti oleh penggemar bola (gibol). Karena pemain bertinggi 1,62 meter ini mempunyai skill mumpuni dan kenyang pengalaman.

"Saya rasa kalau di Liga Indonesia dia (Andik) masih banyak tim yang menginginkannya, terutama klub kebanggan Bonek. Karena dia pemain timnas, tentu dari segi kualitas tak diragukan lagi," kata Subangkit kepada ngopibareng.id.

Tidak hanya skill dan pengalaman saja, bagi Subangkit, Andik Vermansah dapat menggaet banyak sponsor. Keuntungan lainnya, keberadaan Andik di Persebaya akan menyedot animo penonton yang lebih besar.

"Kedua, dia bagus untuk entertaiment, dengan gayanya, Andik bisa menambah greget. Sponsor akan lebih tertarik karena Andik masih punya magnet besar," ujar mantan pemain Persebaya tahun 1986 sampai 1992 itu.

Subangkit meyakini, dengan modal itu, Andik layak dinantikan di Liga 1. Entah nanti di Persebaya atau klub lain yang akan menjadi klub anyarnya nanti, yang pasti tak sedikit klub yang menginginkan jasanya. (hrs)

Reporter/Penulis : Haris Dwi
Editor : Rizal A


Bagikan artikel ini