Aktivis Sri Bintang Pamungkas kaitkan penangkapan putri tirinya, HNY alias Lea, dalam kasus dugaan narkotika dengan aksi revolusi turunkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Aktivis Sri Bintang Pamungkas kaitkan penangkapan putri tirinya, HNY alias Lea, dalam kasus dugaan narkotika dengan aksi revolusi turunkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Anak Diciduk Narkoba, Sri Bintang Kaitkan Aksinya Turunkan Jokowi

Ngopibareng.id Hukum 30 September 2019 07:15 WIB

Anak aktivis politik Sri Bintang Pamungkas, HNY alias Lea, ditangkap atas tuduhan menjadi pengedar dan pemakai narkoba. Dalam penangkapan ini, polisi menetapkan 2 tersangka, yaitu HHY alias Lea dan FA.

Sri Bintang Pamungkas lantas mengaitkan penangkapan anak tirinya, HNY alias Lea dengan aktivitasnya baru-baru ini. Sri Bintang Pamungkas mengaku tengah berencana melakukan revolusi.

"Dia diambil lagi karena saya akan menjatuhkan Jokowi. Sudah jelas itu," kata Sri Bintang Pamungkas kepada wartawan.

Apalagi, menurut Sri Bintang Pamungkas, HNY ditangkap ketika berada di rumahnya. Saat itu, HNY tengah berkunjung ke rumah ayah tirinya.

"Saya kebetulan tidak ada di rumah. Saya datang, anak saya sudah di mobil dan siap dibawa," terang Sri Bintang Pamungkas.

Sri Bintang Pamungkas dan HNY sudah tidak tinggal serumah lantaran sang anak sudah menikah. Namun, menurut Sri Bintang Pamungkas, anaknya itu kerap mampir ke rumahnya sejak suaminya meninggal dunia.

"Suka dia (HNY) ke rumah kita. Nah, entah ini memang fitnah polisi (oleh) tetangga, jadi ada dia di sini diambil," ungkap Sri Bintang Pamungkas.

Sementara itu dalam keterangannya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengungkap, HNY ditangkap di kediaman Sri Bintang Pamungkas di Jalan Merapi, Perumahan Bukit Permai RT 02/11, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur pada 15 Juni 2019 sekitar pukul 19.00 WIB.

HNY ditangkap setelah dilakukan penyelidikan selama tiga hari. "Berawal adanya informasi dari masyarakat di TKP sering terjadi penyalahgunaan dan transaksi narkoba dan selanjutnya dilakukan penyelidikan. Setelah kurang-lebih 3 hari dilakukan penyelidikan, pada hari Sabtu, tanggal 15 Juni 2019, sekitar pukul 18.00 WIB," kata Argo dalam keterangan persnya di Mapolda Metro Jaya, Minggu 29 September 2019.

HNY turut dihadirkan dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya bersama FA. Keduanya mengenakan baju tahanan warna oranye.

Tangan mereka pun diborgol. Bedanya, HNY menyembunyikan tangannya yang diborgol dalam lipatan bajunya.

Baik FA maupun HNY sama-sama menyembunyikan wajah mereka dengan mengenakan masker.

HNY baru diekspose kepolisian pada Minggu kemarin, karena ia mengalami sakit. Namun pihak kepolisian tak merinci penyakit yang diidap HNY.

Polisi menyebut HNY merupakan pemakai sekaligus pengedar narkoba jenis sabu. Jeratan hukum terhadap HNY ini disebut polisi sebagai pengembangan dari penangkapan terhadap seorang pria berinisial FA yang ternyata membeli sabu dari tangan Lea.

"Kalau dilihat dari sini, HNY alias L ini, dia sudah 3 kali memberikan barang kepada saudara FA," jelas Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Iqbal Simatupang.

Baik HNY maupun FA sudah berstatus sebagai tersangka. Keduanya pun sudah ditahan polisi.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

24 Nov 2020 23:35 WIB

Ashanty Buka Suara Soal Kasus Narkoba yang Menjerat Millendaru

Gosip Artis

Ashanty masih kaget dengan penangkapan Millendaru.

24 Nov 2020 01:30 WIB

Transgender, Millendaru dan Lucinta Luna Beda Sel

Gosip Artis

Terjerat kasus narkoba, Lucinta Luna dan Millendaru beda sel.

18 Nov 2020 01:35 WIB

Catherine Wilson Dijebloskan ke Rutan Kelas 1 Depok

Hukum

Kasus narkoba yang menjerat Catherine Wilson memasuki babak baru.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...