Sarlita Zahra memperlihatkan Satora, sabun dari lumpur lapinda dan aloevera yang punya PH tinggi. (Foto: Dok, Pribadi)

Anak 11 Tahun Buat Sabun dari Aloevera dan Lumpur Lapindo

06 Aug 2020 18:44

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Lumpur Lapindo bisa bermanfaat di tangan bocah yang baru berusia 11 tahun. Gadis cilik bernama Sarlita Zahra ini berinovasi membuat sabun Satora, yakni sabun tanah thaharoh aloevera.

Bahan pembuatan sabun ini campuran aloevera atau lidah buaya dan lumpur Lapindo. Bocah yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) ini mengatakan, memilih campuran dua bahan tersebut memiliki kandungan yang bagus untuk kulit.

"Lumpur lapindo dipilih sebagai bahan campuran pembuatan sabun dikarenakan lumpur Lapindo mempunyai kandungan bentonic, kaolin, dan granit yang bisa mematikan kuman serta bakteri," kata Sarlita Zahra, Kamis, 6 Agustus 2020.

Sasa biasa dia disapa menyebut, ide membuat sabun Satora ini karena ditantang oleh teman ayahnya yang berprofesi sebagai dokter hewan.

"Sebab setelah mereka (dokter hewan) memegang hewan seperti anjing kan terkena najis, belum lagi kalau ada bakterinya. Akhirnya saya membuat Satora, selain untuk mensucikan juga bisa membunuh kuman," paparnya.

Satora yang terbuat dari lumpur lapindo dan aloevera. (Foto: Dok. Pribadi)

Sasa menjelaskan, bahan yang dibutuhkan untuk membuat Satora antara lain, base soap, daging lidah buaya, lumpur Lapindo, dan pewangi kosmetik.

Cara pembuatannya, pertama base soap dikukus hingga mencair. Sembari menunggu base soap cair, lumpur lapindo yang sudah dicuci bersih dan dikeringkan, lalu dihaluskan.

"Nah, untuk daging lidah buayanya diblender dulu sampai halus. Lalu aloevera yang sudah halus dan base soapnya dicampur jadi satu dan dapat segera dicetak. Setelah itu diangin-aginkan selama 18 jam," jelas Sasa.

Sabun buatan Sasa ini telah dilakukan uji lab dengan standar internasional (ISO). Hasilnya sabun menunjukkan PH-9 yang ampuh membunuh kuman dan bakteri.

"Saya akan terus mengembangkan produk dan membudidayakan tanaman lidah buaya. Saya juga akan membuat sabun untuk kutu kucing. Semoga produk saya dapat bermanfaat untuk masyarakat," ungkapnya.

Selain membuat Satora, Sasa juga mengembangkan aloevera menjadi hand sanitizer, pupuk cair, pestisida, magot, stik aloevera, puding, permen, jus, nata de coco aloevera, sirup, dan masker aloevera.