Amien Ingin Ulangi 'Keajaiban' Pilgub DKI di Pilpres 2019

20 Nov 2018 21:20 Politik

Di hadapan ribuan warga Muhammadiyah, Amien Rais berharap keajaiban yang terjadi saat Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 lalu akan kembali terulang pada Pemilihan Presiden RI 2019 mendatang.

"Insya Allah keajaiban Pilkada Jakarta bisa terulang di Pilpres yang akan datang," kata Amien, saat menghadiri Peringatan Milad ke-106 Muhammadiyah di Islamic Center, Surabaya, Selasa, 20 November 2018.

Amien mengatakan dulu saat Pilkada Jakarta, hampir seluruh lembaga survey mengatakan yang menang pasti Basuki Tjahaja Purnama - Djarot Saiful Hidayat (Ahok - Djarot), tapi yang justru memperoleh kepercayaan adalah calon yang didukungnya yakni Anies Baswedan - Sandiaga Uno.

Menurut mantan Ketua Umum PAN hasil itu bisa diperoleh pihaknya, berkat dukungan, usaha dan doa umat Islam. Maka kini pun ia meminta warga Muhammadiyah untuk melakukan hal serupa demi memenagkan paslon nomer urut 02, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Hal itu perlu dilakukan, karena menurut Amien kubu Prabowo-Sandi kini masih di bawah rivalnya jika dilihat dari kondisi jaringan permodalan dan dukungan media massa.

Amien juga mencontohkan, situasi seperti ini sama halnya dengan yang terjadi di Pemilihan Umum Malaysia, yang mempertemukan petahana Najib Razak dengan oposisi Mahathir Mohamad.

Semua pihak, kata Amien terus menerus mengunggulkan Najib. Namun hasilnya justru di luar dugaan, Mahathir yang usianya hampir satu abad itu mampu memenangkan kontestasi pemilihan Perdana Menteri Malaysia.

"Di Malaysia banyak yang Islamnya bagus, banyak yang berusaha dan berdoa, maka mbah buyut Mahathir jadi perdana menteri," kata mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini.

Kepada ribuan warga Muhammadiyah, Amien lalu memohon agar dalam Pilpres mendatang, mereka jangan sampai salah menentukan pilihan. Ia pun kembali menjanjikan bahwa akan ada kejaiban pada 17 April mendatang.

"Insya Allah, Allah membalikan hati selalu sangat gampang," kata Mantan Ketua MPR RI ini. (frd)

Penulis : Farid Rahman
Editor : Witanto


Bagikan artikel ini