Pentolan grup band Metallica James Hetfield saat tampil di Festival Global Citizen di Central Park, Manhattan, New York AS. (Foto: Antara/Reuters)

Alasan Metallica Batalkan Konser Australia dan Selandia Baru

Musik 29 September 2019 10:02 WIB

Grup band rock Metallica mengumumkan pada Jumat, 28 September 2019 bahwa grup band rock itu menunda tur di Australia dan Selandia baru karena sang pentolan band yakni James Hetfield masuk rehab lagi, dilansir Variety, Minggu.

Metallica menawarkan pengembalian dana atas tiket yang sudah dibeli para fans. Sementara tur 2020 yang termasuk tur di San Fransisco pada Maret dan Amerika Selatan pada April masih terus berjalan.

"Seperti yang mungkin sebagian besar dari kalian tahu, saudara kita James telah berjuang dari kecanduan hidup dan mati selama bertahun-tahun, sayangnya, dia sekarang harus masuk kembali ke program perawatan untuk memperbaiki kesembuhannya lagi," kata Metallica dalam sebuah pernyataan.

Tur dijadwalkan akan dimulai di Perth, Australia, pada 17 Oktober dan berakhir pada 2 November di Auckland, Selandia Baru.

Drummer Lars Ulrich, gitaris Kirk Hammett dan bassis Robert Trujillo mengatakan band berniat untuk melakukan perjalanan ke lokasi tur yang direncanakan "segera setelah kesehatan dan jadwal memungkinkan."

Hetfield sebelumnya telah menjalani perawatan untuk kecanduan alkohol selama bertahun-tahun, sebagaimana dirinci dalam film dokumenter band 2004 "Some Kind of Monster".

"Sekali lagi kami merasa sedih atas ketidaknyamanan ini, utamanya para fans setia kami yang sudah jauh-jauh datag untuk menonton konser. Kami menghargai pengertian kalian dan dukungan bagi James dan terima kasih sudah jadi bagian dari keluarga Metallica."

Penulis : Antara

Editor : Rohman Taufik

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

09 Jan 2020 16:30 WIB

Donasi Artis hingga Atlet Untuk Kebakaran Hutan di Australia

Internasional

Ramai-ramai donasi untuk kebakaran lahan di Australia selama lima bulan terakhir.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...