Al-Quran ditemukan selamat dari kobaran api. (Foto: istimewa)

Al-Quran Selamat dari Kebakaran Asrama Kodam

Surabaya 01 March 2020 22:00 WIB

Ada yang ajaib dalam peristiwa kebakaran yang menghanguskan Kompleks Asrama Kodam V Brawijaya, Jalan Kesatrian, Surabaya, Sabtu 29 Februari 2020. Sebab, yang menyebabkan kerusakan 100 persen pada bangunan itu tak ikut membakar sebuah Al-Quran yang terletak di atas meja ruang tamu.

Padahal, selain kitab suci tersebut, seluruh barang yang ada di ruang tamu seperti kursi, meja, hingga televisi ludes terbakar.

“Kerusakan di ruang tamu 100 persen, kamar juga habis. Tapi, saya pas ngecek langsung ternyata ada Al-Quran yang masih utuh dan bisa dibaca semua tulisannya, hanya pinggirnya ada bekas terbakar sedikit,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Opersasional Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya, Bambang Vistiadi kepada Ngopibareng.id, Minggu 1 Maret 2020.

Kejadian aneh tersebut ternyata dianggap biasa bagi Bambang. Sebab, sebelumnya ia pernah merasakan hal serupa di salah satu toko di kawasan Jalan Praban.

“Pernah dulu ada toko cat itu kebakaran besar, tapi anehnya tidak merembet ke bangunan lain. Padahal, kalau dari kasat mata harusnya rumah itu kena,” kisahnya. 

Berdasarkan cerita warga sekitar, bahwa pemilik Al-Quran itu memang sering membacanya. Namun Bambang tak mau membuat penafsiran sendiri tentang kuasa Tuhan. 

Kebakaran tersebut diduga terjadi karena korsleting listrik. Dari insiden tersebut, terdapat satu korban luka yang sudah mendapat perawatan karena terkena pecahan kaca saat pemadaman awal.

Penulis : Fariz Yarbo

Editor : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

13 Jul 2020 06:59 WIB

Napoli Vs AC Milan: Penalti Kessie Selamatkan Milan

Liga Italy

Napoli Vs AC Milan berbagi poin di San Paolo.

13 Jul 2020 06:49 WIB

Gus Kamil, Pewaris Jalan Politik Kiai Maimoen Zubair

Tokoh

Sebagai Ketua DPRD Rembang, tetap mengajar di Pesantren Al-Anwar

13 Jul 2020 06:46 WIB

Pejabat PBB: Putra Mahkota Saudi Tersangka Pembunuhan Khashoggi

Internasional

Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman disebut sebagai tersangka utama.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...