Aktivis dan Kiai Madura Pendukung Khofifah Mulai Balik Kanan Kini Dukung Gus Ipul-Puti

16 Apr 2018 19:31 Jawa Timur
Ngopibareng.id |

Beberapa mantan pendukung fanatik Khofifah Indar Parawansa pada Pilgub Jatim 2013 lalu, mulai balik kanan. Mereka bersatu untuk memenangkan pasangan calon gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno.

Mereka yang kini mendukung Gus Ipul, diantaranya adalah Syafrudin Budiman, mantan Ketua Partai Matahari Bangsa yang juga saksi kunci pemenangan Khofifah di Pilkada sebelumnya.

Selain itu juga ada sejumlah Kiai Madura yang kini berbalik mendukung Gus Ipul. Mereka diantaranya adalah KH. Imam Haromain, Pengasuh Ponpes Darul Ulum, Desa Talaga Kecamatan Ganding Kabupaten Sumenep; dan KH. Baijuri Pengasuh Ponpes Ar-Rahwini, Desa Rombiyah Timur Kecamatan Ganding Kabupaten Sumenep.

Beberapa mantan pendukung fanatik Khofifah Indar Parawansa pada Pilgub Jatim 2013 lalu mulai balik kanan Mereka bersatu untuk memenangkan pasangan calon gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf Gus IpulPuti Guntur Soekarno Dus Ipul juga meresmikan Posko Suara Jawara Jatim Senin 16 April 2018 Foto Ist
Beberapa mantan pendukung fanatik Khofifah Indar Parawansa pada Pilgub Jatim 2013 lalu, mulai balik kanan. Mereka bersatu untuk memenangkan pasangan calon gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno. Dus Ipul juga meresmikan Posko Suara Jawara Jatim, Senin, 16 April 2018. (Foto: Ist)

Selain itu juga ada KH. Rasyid Pengasuh Ponpes Tahfidul Qur'an Nurus Sya'ada/Nuruttilawah, Desa Prancak Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep; kemudian KH. Syaifudin Pengasuh Ponpes Al-Muhibbah Desa Ketawang Daleman Kecamatan Ganding Kabupaten Sumenep; dan KH Hamidi Pengasuh Ponpes Al-Hayyan, Desa Karduluk Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep.

"Kami kecewa dengan Khofifah. Dia dulu menuding Pakde Karwo dan Partai Demokrat melakukan pembajakan demokrasi setelah kalah di pilgub 2013. Kini mereka malah bersatu di Pilgub Jatim 2018. Kami sekarang menitipkan aspirasi ke Gus Ipul-Mbak Puti tanpa ada embel-embel apapun," tegas Ketua Presidium Pusat Barisan Pembaharuan (BP) Syafrudin kepada wartawan di sela-sela peresmian Posko Suara Jawara Jatim, Senin, 16 April 2018.

Para ulama ini melihat Khofifah ternyata hanya pandai beretorika padahal banyak yang diungkapkan tidak sesuai dengan kenyataannya.

"Kami hanya butuh pemimpin yang bisa menyentuh akar masalah, santun dan merakyat serta tidak banyak beretorika," ujarnya.

Melihat hasil survei beberapa lembaga kredibel juga menunjukkan bahwa Gus Ipul-Putilah yang menang sehingga mendukung Gus Ipul adalah sebuah keharusan.

Selain mendirikan posko, sejumlah Kiai dan aktivis ini juga mendirikan organisasi kemasyarakatan dengan nama 'Barisan Pembaharuan (BP)' untuk Jatim Makmur demi memenangkan pasangan Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno sebagai Cagub-Cawagub Jatim 2018-2023.

Mereka dari para aktivis yang datang diantarnya adalah Iwan Setiawan ST Sekretaris Partai Karya Perjuangan Jatim; Ir Ardijoso Ketua DPW Partai Indonesia Sejahtera Jatim; Indria Wachida Affiva Sekretaris PW Partai Matahari Bangsa Jatim; Jefry Eric profesional Informasi Technology dan beberapa nama aktivis lainnya.

Mereka juga mendirikan Posko Jawa Madura yang dipimpin oleh Moch Hatta di Jalan Pucang Anom Timur 2/42 Surabaya. "Kami dapat amanah dari para tokoh dan Kiai di Madura untuk mendukung Gus Ipul karena yang dipilih Jumhur ulama adalah Gus Ipul," kata dia.

Gus Ipul sendiri menyambut baik dukungan ini. "Terimakasih atas dukungannya. Saya berharap para relawan ini solid dan bisa bekerja dengan santun. Rakyat butuh Pilkada yang adem," ujarnya.

Dalam kesempatan membuka posko ini, Gus Ipul juga sempat membuka posko Jawara Madura dan memotong nasi tumpeng dan makan bersama para relawan. (frd/wah)

Editor : Farid Rahman


Bagikan artikel ini