Vandalisme berupa coretan berwana merah di dinding Underpass Karanglo (Foto: Dok. Istimewa)

Aksi Vandalisme Serang Dinding Underpass Karanglo, Malang

Jawa Timur 14 September 2019 14:37 WIB

 

Aksi vandalisme menyerang dinding Underpass Karanglo, Malang. Kejadian tersebut berlangsung pada Jumat 13 September 2019, malam. Hal itu bisa dilihat dari coretan berwarna merah menghiasi tembok berwarna abu-abu tersebut.

Hal itu dibenarkan oleh Humas PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) Agus Triyanto. Ia mengatakan, bahwa coretan di dinding tersebut sudah ada sejak Jumat malam.

"Saya tahunya subuh pas buka WA. Temen-temen membagikan link facebook gambar. Itu terjadinya pas malam kemarin kalau lihat dari postingan itu," tuturnya ketika dikonfirmasi Ngopibareng.id pada Sabtu 14 September 2019.

Menanggapi hal itu, Agus langsung mengerahkan timnya untuk melakukan patroli dalam rangka mengecek aksi vandalisme tersebut.

Agus juga menjelaskan, sampai saat ini ia tidak tahu siapa pelakunya. Pasalnya, pada waktu Jumat kemarin tim patroli hanya berjaga di atas underpass.

"Hanya di atas. Kan gak tau di bawah ada apa gitu. Tapi sepengetahuan saya kayaknya masih muda gitu (usia pelakunya)," ujarnya.

Seusai kejadian ini, pihaknya bakal berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII untuk meningkatkan penjagaan di area Underpas Karanglo, Kecamatan Singosari.

"Pastinya kami akan tingkatkan penjagaan, tapi kan ini jalan nasional, jadi harus koordinasi dengan BBPJN VIII bagaimana bentuknya,"ujar Agus.

Aksi vandalisme tersebut diketahui setelah salah satu akun Facebook dengan nama Anang Sam, mengupload coretan tersebut ke grup Facebook Komunitas Peduli Malang (ASLI Malang).

"Telah terjadi vandalisme di daerah underpass Karanglo. Kronologinya sepulang saya kerja ada dua orang sedang corat-coret. Saat saya menghampiri mereka kabur," tulis akun Facebook tersebut.

Akun Facebook ini melanjutkan, ia kemudian menanyakan kejadian tersebut kepada pengamen di sekitar lokasi.

"Orangnya mengendarai motor dengan merk Scoopy berwarna merah. Mau saya kejar pelaku sudah melarikan diri terlebih dahulu," ungkapnya dalam tulisan tersebut.

Sebelumnya Kota Malang juga pernah digemparkan dengan aksi vandalisme yang terjadi di seputaran Jembatan Majapahit.

Vandalisme tersebut terjadi seusai aksi May Day, peringatan Hari Buruh Sedunia, pada 1 Mei 2019 lalu. Terkait kejadian itu Polisi Resor Kota (Polresta) Malang bergerak mengusut pelaku vandalisme tersebut.

Penulis : Lalu Theo Ariawan Hidayat Kabul

Editor : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

06 Aug 2020 15:55 WIB

Arsipkan Bangunan Bersejarah, UB Pindai Gedung Tua di Malang

Pojok Unibraw

Untuk mempermudah rekonstruksi bangunan bersejarah.

05 Aug 2020 18:22 WIB

Angka Kematian di Malang Lebih Tinggi dari Rata-Rata Nasional

Jawa Timur

Meninggal karena adanya komorbid (penyakit penyerta atau bawaan).

05 Aug 2020 16:08 WIB

Pemkot Malang akan Simulasi Belajar Tatap Muka Minggu Depan

Pendidikan

Simulasi ini untuk SD dan SMP.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...