Insiden pengeroyokan yang dilakukan rombongan pesepeda terekam CCTV. (Foto: Istimewa)

Aksi Pengeroyokan Melibatkan Rombongan Pesepeda di Mojokerto

Human Interest 08 July 2020 00:15 WIB

Sebuah video berisi adegan diduga aksi pengeroyokan yang dilakukan rombongan pesepeda, viral di grup media sosial (medsos) Facebook.

Aksi pengeroyokan itu terjadi seusai korban meminta rombongan sepeda untuk minggir lantaran kondisi jalanan saat itu macet di Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersafi, Kota Mojekerto, Senin 6 Juli 2020.

Swalnya korban yang mengendarai skuter matik melintas. Kebetulan saat di simpang tiga sekitaran Perumahan Royal Agensi, korban berpapasan dengan rombongan gowes.

Karena terjebak kemacetan, korban lantas meminta rombongan gowes untuk minggir dengan berkata, "Minggir bos". Setelah itu, dia melanjutkan perjalanan.

Namun saat berhenti di dekat sekolah untuk menunggu teman, korban tiba-tiba dihampiri oleh seorang pesepada dari rombongan tadi hingga terlibat cekcok.

Seorang pria terlihat menarik tubuh korban sampai terjatuh dari skuter matik karena tak terima diminta minggir di jalan tadi.

Tak berselang lama, dua orang yang disebut sebagai rekan pesepada tadi kemudian menganiaya korban. Keduanya menendang perut dan menarik helm korban hingga menyebabkan luka dileher.

Tak cukup sampai di situ, seorang pelaku juga melempar helm ke arah kepala korban. Warga yang setempat melihat insiden pengeroyokan berusaha melerai.

Aksi pengeroyokan itu disebut sudah dilaporkan ke polisi, pada Selasa 7 Juli 2020.

Salah satu akun yang memposting video itu adalah Farida. Dia memposting di grup Facebook Info Lantas Mojokerto. Selain video, akun ini juga mengupload foto laporan polisi.

"Aku gak trimo boss adek ku mok antemi kyok unu.. goes yo goes dalan e wong akeh... ws tk proses.. onk barang buktie pisan.. bek2e wong e elok grup iki ws ndang moro o ng omahku.. mompong drong polisi seng nyoket awkmu. (Aku gak terima bos adekku dipukuli kayak itu. Goes yo goes jalannya orang banyak. Sudah diproses. Mungkin orangnya ada di grup ini cepat ke rumah saya. Mumpung belum polisi yang jemput kamu)," tulis Farida dalam postingannya, Selasa 7 Juli 2020.

Video yang diposting akun Farida tersebut berdurasi 2 menit 51 detik. Dalam video terlihat seorang remaja dikeroyok, dipukul, ditendang oleh beberapa orang yang memegang sepeda.

Postingan itu mendapat 8.423 komentar dan 7584 tanggapan dari warganet. Warganet sangat menyayangkan kejadian itu dan beberapa orang geram serta meminta pelaku menyerahkan diri ke polisi.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

14 Aug 2020 09:18 WIB

Episode Terakhir The K2: Cloud Nine Diledakkan Sung Won

ngopiK-pop

Pertikaian Yoo Jin dan Sung Won berujung peledakan Cloud Nine.

14 Aug 2020 09:12 WIB

Laka Maut di Jember, 5 Korban Meninggal

Nusantara

Ada 5 yang korban luka-luka dan 5 meninggal.

14 Aug 2020 08:10 WIB

Hari ini, Presiden Sampaikan Pidato Kenegaraan di Sidang MPR

Nasional

Pidato kenegaraan disampaikan dalam sidang tahunan MPR RI.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...