TABAYUN: Kader GP Ansor dan Banser bergerak lakukan klarifikasi di Pondok Pesantren "Ridho Allah" Kauman Kaloran Temanggung. (foto: facebook Ali Ridho Bilfaqih)

Perdamaian untuk PalestinaAksi Banser Ini Mengejutkan, Lho! Setelah Gus Yahya Dikecam di Medsos

17 Jun 2018 09:21

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

"Secara pribadi saya memohon maaf kepada siapapun yg tersinggung terkait status fb saya terhadap bapak Yahya Cholil Staquf," tulis Ali Ridho Bilfaqih.

Kecamatan tak sopan di media sosial terhadap diri KH Yahya Cholil Staqut, saat melakukan kunjungan ke Israel dan menegaskan komitmennya membala perjuangan rakyat Palestina, tak berhenti. Termasuk yang dilakukan Ali Ridho Bilfaqih di akun facebooknya. 

Ali Ridho Bilfaqih, di antara seseorang yang mengecam dengan bahasa sangat tidak beradab; ia menggunakan kata-kata dengan menyebut binatang. Sungguh, kritik yang elok yang tak sesuai dengan nilai ajaran Islam yang mengedepankan akhlak dan adab.

Namun, Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dan GP Ansor Temanggung tetap melakukan pendekatan damai, sebagai langkah tabayun kepada Ali Ridho Bilfaqih. Banser dan kader muda NU itu, tetap mengedepankan nilai-nilai Islam, dengan akhlakul karimah dan adab yang diajarkan para kiai dan ulama pesantren.

Untuk ngopibareng.id, Sukron Wahid, Ketua PC Ansor Temanggung, memberikan catatan atas pertemuan yang diikhtiarkan sebagai tabayun tersebut:

Temanggung, pada hari ini Sabtu 16 Juni 2018 jam 21.30 - 23.00 WIB bertempat di Pondok Pesantren "Ridho Allah" Kauman Kaloran Temanggung telah dilaksanakan silaturahmi antara PC Ansor Temanggung (Ketua Sukron Wahid, Wakil Ketua Yusron Avesina, Wakil Sekretaris Isro Agus dan Kasatkorcab Banser Temanggung Lutfi Arifin) dengan pemilik akun Facebook Ali Ridho Bafaqih yang dimediasi oleh Gus Maimun bin Wasil (Pengasuh Pondok).

Kami PC Ansor Temanggung meminta penjelasan tentang kebenaran :

1. pemilik akun Facebook
2. Konten status di Facebook

Dilanjutkan dengan penjelasan dari pemilik akun yek Ali Ridho Bafaqih menyatakan :

1. Membenarkan ybs adalah Pemilik akun tersebut
2. Membenarkan Konten status di Facebook tersebut
3. Meminta maaf kepada keluarga besar NU atas Konten status yang tidak pantas yang telah menyinggung perasaan warga NU
4. Bersedia tidak akan mengulangi kejadian serupa di kemudian hari
5. Bersedia meminta maaf kepada Kyai Yahya Staquf dan melakukan klarifikasi di akun yang sama.

Demikian kronologi tabayun yang dilakukan oleh PC Ansor Temanggung

Sukron Wahid
Ketua PC Ansor Temanggung

 

Tabayun kader GP Ansor Temanggung dalam mengatasi masalah kecaman di medsos. (foto: ist)

Ali Ridho Bilfaqih, menulis tentang tabayun dengan GP Ansor Temanggung sebagai berikut di akun facebooknya: 

"Alhamdulillah pertemuan bersama PC GP Anshor temanggung serta Kasatkorcab banser temanggung di kediaman gus Muhammad Ma'mun Yusuf serta gus Mudris Amin berjalan lancar malam ini..
Secara pribadi saya memohon maaf kepada siapapun yg tersinggung terkait status fb saya terhadap bapak yahya cholil staquf..
Semoga menjadikan kedepannya untuk saling memahami dan terjaga silaturahminya...
Dan saya kedepannya tetap akan mengkritik dengan bahasa yg lebih dewasa...
Terima kasih kepada perwakilan anshor dan banser yg telah memediasi pertemuan ini untuk di sampaikan kepada publik...
Jazakumullahu kheirol jaza'..
Minnal 'aidin wal faizin wal maqbulin wal maghfurin, wa kulla 'aam wa antum bekheir.."

Seorang warganet, Basyaruddin, memberikan komentar: 

"Ni contoh kami NU menjaga akhlaq tabayun, meski nantang (dia) minta disamperin 100 Banser."

"Ini sayid yg menghina atas lawatan Gus Yahya ke Yerusalem". (adi)