Petugas kesehatan melakukan persiapan untuk melakukan vaksinasi massal untuk warga Kota Beijing. (Foto:Hub)
Petugas kesehatan melakukan persiapan untuk melakukan vaksinasi massal untuk warga Kota Beijing. (Foto:Hub)

Akhir Bulan Ini Warga Kota Beijing Mulai Divaksin Massal

Ngopibareng.id Internasional 25 September 2020 09:32 WIB

Akhir bulan September ini Pemerintah Kota Beijing akan mengadakan vaksinasi massal untuk warganya, untuk menghindarkan warga dari paparan virus influenza dan COVID-19, yang berpotensi membawa wabah lanjutan pada musim gugur dan musim dingin.

Murid-murid sekolah di ibu kota China itu akan mendapatkan suntikan vaksin secara cuma-cuma.

Untuk mendukung program tersebut, di Beijing akan dibangun 446 unit pusat vaksinasi massal gratis dan 480 unit pusat vaksinasi berbayar.

Masyarakat harus membuat janji melalui telepon atau secara daring mulai Jumat ini untuk bisa mendapatkan akses vaksinasi massal, kata Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular (CDC) Kota Beijing.

Murid-murid sekolah dasar dan sekolah menengah, serta warga berusia di atas 60 tahun, akan mendapatkan vaksin gratis mulai 10 Oktober hingga 30 November.

Mereka akan mendapatkan suntikan vaksin di sekolahan dan di pusat pelayanan vaksinasi masyarakat.

Beberapa kawasan permukiman di Distrik Fengtai, Distrik Chaoyang, dan Distrik Xicheng mulai melakukan persiapan dan menerima pendaftaran vaksinasi dari masyarakat seperti dilaporkan media lokal.

Pusat pelayanan kesehatan masyarakat di kawasan Hujialou, Distrik Chaoyang, Kamis kemarin, telah menerima pendaftaran 400 warga.

Menurut staf pelayanan kesehatan masyarakat Hujialou, program vaksinasi tahun ini akan diperketat, baik waktu dan jumlah penerima.

Pusat vaksinasi yang didirikan juga dirancang hanya bisa menerima 25 orang per jam.

"Memang waktu terbaik untuk mendapatkan vaksin adalah sebelum musim flu, biasanya pada September dan Oktober," kata pakar vaksin, Tao Lina.

Wakil Kepala Lembaga Pengendalian Makanan dan Obat-obatan Nasional China, Zhang Hui, memperkirakan tahun ini jumlah vaksin flu akan meningkat hingga mencapai 50 juta dosis.  (ant/rtr)

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

28 Oct 2020 17:27 WIB

KADIN Jatim Sambut Positif Keputusan UMP Tak Naik

Ekonomi dan Bisnis

Harap pekerja dapat memahami situasi pandemi.

28 Oct 2020 17:19 WIB

Fadli Zon Sampai Arie Untung Serukan Boikot Produk Prancis

Internasional

Pernyataan Presiden Prancis dianggap melukai umat Islam di seluruh dunia.

28 Oct 2020 17:00 WIB

Pakar Epidemiologi Berharap GeNose Bisa Segera Lolos Uji Klinis

Nasional

Alat ini diklaim bisa deteksi Covid-19 hanya lewat hembusan nafas.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...