Ahmad Dhani Prasetyo, usai menjalani sidang di PN Surabaya, Selasa 14 Mei 2019. (Foto: Farid/ngopibareng.id)

Ahmad Dhani Minta Kapolri Baca Buku soal Makar

Politik 14 May 2019 16:15 WIB

Terdakwa kasus pencemaran nama baik lewat ujaran 'idiot' Ahmad Dhani Prasetyo buka suara soal penangkapan Eggi Sudjana atas dugaan makar. Menurutnya, hukum di negeri ini telah mati.

"Ya hukum sudah mati," kata Politisi Partai Gerindra tersebut, usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa 14 Mei 2019. 

Dhani kemudian meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk membaca Kitab Undang-undang Hukum Pidana KUHP karangan R. Soesilo, tentang makar.

"Makar dalam kuhp itu, saya sarankan Pak Tito Karnavian membaca KUHP tentang makar, buku karangan R. Soesilo," ujarnya.

Lanjut Dhani, jika Kapolri memahami soal makar, maka tak akan mungkin ada tuduhan makar tersebut

"Kalau sudah baca buku karangan R. Soesilo sudah pasti tidak ada makar di Indonesia," katanya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap tersangka kasus kejahatan terhadap keamanan negara atau makar, Eggi Sudjana.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyatakan perintah penangkapan Eggi tertuang dalam Surat Perintah Penangkapan dengan Nomor: SP.Kap/1012/V/2019/Ditreskrimum tanggal 14 Mei 2019. (frd)

Penulis : Farid Rahman

Editor : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

04 Jul 2020 02:03 WIB

Kawasan Physical Distancing, Weekend Jam 21.00 WIB-12.00 WIB

Surabaya

Picu keasadaran warga untuk terapkan protokol kesehatan

03 Jul 2020 07:10 WIB

Kemarin, Polda Perketat Physical Distancing dan 3 Jalan Ditutup

Jawa Timur

Berita pandemi Corona kemarin.

02 Jul 2020 17:55 WIB

Galakkan Ojek Tangguh, Forkopimda Jatim Bagi Partisi dan Masker

Jawa Timur

Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...