Proses syuting untuk mengajar siswa melalui TV (Foto: Dokumentasi Humas Pemkot Surabaya)

Agar Siswa Tak Bosan, Pemkot Surabaya Gandeng Dua Stasiun TV

04 Aug 2020 22:39

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggandeng stasiun televisi swasta, guna mempermudah para siswa SD maupun SMP untuk belajar. Akses literasi melalui televisi lokal tersebut, dapat dimanfaatkan secara gratis oleh pelajar.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surabaya, Supomo mengatakan, bahwa pihaknya bekerja sama dengan TV-9 bagi siswa jenjang SMP dan SBO TV untuk siswa SD.

"Kerjasama bersama televisi itu adalah varian pilihan dengan harapan semua anak-anak Surabaya bisa belajar dengan mudah," kata Supomo, melalui rilisan persnya, Selasa, 4 Agustus 2020.

Supomo mengungkapkan jika para pengajar di program belajar melalui televisi tersebut, diisi oleh para guru berdasarkan mata pelajarannya.

Di sisi lain, pengajar itu berasal dari sekolah negeri maupun swasta di Surabaya. Bahkan, kata Supomo, pihaknya juga telah mengatur jadwal mata pelajarannya pada setiap harinya.

"Ada guru dari sekolah negeri, ada dari swasta, bergantian jadwalnya. Realisasinya baru mulai Senin, 3 Agustus 2020, kemarin," jelasnya.

Proses pembelajaran melalui televisi itu, kata Supomo, dikemas secara menarik dan berkualitas. Agar para murid SD dan SMP tersebut tak merasa bosan saat mengikuti proses belajar di rumah.

"Itu semua kita lakukan supaya kualitas pembelajarannya bagus. Mereka anak-anak tidak bosan. Dengan demikian pembelajaran ini berjalan dengan menarik," katanya.

Oleh karena itu, menurut Supomo, jika nantinya pandemi Covid-19 hilang dan sistem pembelajaran melalui televisi ini masih diminati anak-anak, bisa jadi akses belajar melalui layanan tersebut akan diteruskan.

"Misal Covid-19 sudah hilang, kalau pembelajaran itu masih diminati kenapa tidak? Karena anak-anak ada yang kesulitan kalau hanya kemudian dengan online, terus karena ada kebosanan sehingga kita cari varian, mudah-mudahan mereka (anak-anak) semangat belajar," tutupnya.