Chef Sisca Beri Resep Masakan Khusus Kepada Istri Kepala Daerah

11 Jul 2019 18:00 Menu Bunda

Chef Sisca Soewitomo memberi resep khusus kepada para istri kepala daerah di Jawa Timur mengenai cara memasak agar selalu disayang suami. Chef Sisca berpesan memasaklah dengan hati agar selalu menghasilkan rasa yang nikmat.

"Saya berpesan, kepada ibu-ibu di sini masaklah dengan hati, bukan perkara masakan saya lebih baik dari anda, bukan begitu. Setiap masakan memiliki aroma sendiri-sendiri. Dengan hati rasanya pasti nikmat," ujar Chef Sisca di sela acara Pertemuan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan Jawa Timur) di Dyandra Convention Hall, Surabaya, Kamis, 11 Juli 2019.

Salah satunya istri Bupati Sampang, Mimin Slamet Junaidi menanyakan kepada chef berusia 70 tahun tersebut tentang cara untuk menghilangkan bau amis dan bau tanah pada ikan yang biasa dibeli di pasar.

Chef Sisca dengan lugas memberi trik khusus yaitu dengan merendam ikan menggunakan air yang diberi jeruk nipis.

"Biar tidak amis diberi air jeruk nipis, boleh juga diberi air garam. Tenang saja, itu tidak menghilangkan cita rasa ikan kok, cuma menghilangkan bau amis," katanya.

Chef Sisca menuturkan, kalau beli ikan di supermarket biasanya masih belum bersih dari kotoran. Karena, bisa dimintakan kepada petugas supermarket untuk membersihkan dulu. 

"Kalau di Jakarta terlebih di Supermarket, suruh masnya saja untuk bersihkan dalamnya ikan agar tidak amis. Tetapi kalau ikan bau tanah, saya gak tahu, karena itu dari sananya," ujar Chef Sisca yang disambut tawa oleh hadirin.

Chef Sisca juga memberi pesan khusus kepada para istri pejabat supaya menjaga kebersihan dan kenyamanan dapur. "Dapur harus bersih dan peralatan juga bersih. Kalau ada musik, stel saja musik instrumen saat memasak agar membawa aura positif," katanya.

Selain demo masak dari Chef Sisca, acara yang digelar Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim ini juga ada lomba masak untuk para peserta dari setiap kabupaten/kota di Jatim. Ajang ini diharapkan untuk meningkatkan konsumsi ikan bagi keluarga di Jawa Timur. (faq)