Pelatih dan Pemain tim Arema FC saat memberikan keterangan pada sesi konferensi pers kemarin, Rabu, 3 Juli 2019 (Foto: Theo/Ngopibareng.id)

Ada 3 Klub Bernama Arema, Aremania: Bikin Tambah Ruwet

Liga Indonesia 04 July 2019 16:30 WIB

Perpecahan klub sepak bola di Kota Malang, yaitu Arema FC di Liga 1, Arema Indonesia di Liga 3, akan memasuki babak baru dengan kehadiran Arema United.

Pernyataan itu datang dari Rendra Fungky, yang mengunggah tulisan meggunakan akun resmi klub, @fcmalangunited, menyatakan bahwa akan berganti nama dari Malang United menjadi Arema United atau Arema Malang United jelang kompetisi Liga 3 2019 bergulir, Agustus nanti.

Dalam hal ini Aremania berbeda sikap satu sama lain, Imam Sahroji, atau yang akrab disapa Cak Dji, yang tergabung dalam Komunitas Football Malang Resistance, mengungkapkan sampai saat ini belum ada Arema asli ataupun yang palsu.

Karena menurutnya, belum ada keputusan resmi dari Pengadilan Negeri (PN) yang menyatakan mana Arema yang sah, sekitar tahun 2015 lanjut Cak Dji, Arema Indonesia di Liga 3 saat ini, pernah memasukkan gugatan untuk Arema FC ke PN namun ditolak.

“Yang aku rasakan saat ini ya, ini karena dualisme di tubuh Arema yang berkepanjangan sehingga banyak orang yang mau cari keuntungan dan tujuan lain dari efek tersebut,” tutur pria yang juga pernah menjadi Koordinator Wilayah Aremania Brawijaya tersebut.

Cak Dji menambahkan, dia tidak memihak dan mendukung kubu manapun. Hanya saja menurutnya kehadiran Arema United ini menyadarkan bahwa Aremania terlalu larut dalam dualisme.

Berbeda sikap dengan Cak Dji, Koordinator Aremania193 Universitas Islam Malang (Unisma), Alvin Mauludi Setiawan, menunjukkan sikap kontra terhadap kehadiran klub Arema United, karena akan semakin memperkeruh suasana.

 

“Melihat kondisi sekarang saja, kedua kubu (Arema FC dan Arema Indonesia) saling klaim legalitas, klaim saham dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Menurut Alvin, ini adalah saatnya Aremania untuk duduk bersama, untuk mencari jalan keluar atas persoalan dualisme ini.

Di sisi lain, Ucok, Koordinator Aremania Wilayah Amazond, menyatakan, bahwa selama ini belum ada titik temu antara kedua kubu. Ia menyatakan sulit untuk melakukan mediasi.

“Dalam ranah suporter, kita juga mempunyai kebanggaan masing-masing antara Arema FC dan Arema Indonesia. Nah, ini ditambah lagi semakin ruwet dengan kehadiran klub dengan nama Arema,” jelas pria yang akrab disapa Om Ucok tersebut.

 

Perihal pergantian nama tersebut, Malang United, saat ini tengah meminta persetujuan ke Asprov Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jawa Timur. (teo)

Penulis : Lalu Theo Ariawan Hidayat Kabul

Editor : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

21 May 2020 13:40 WIB

Kompetisi Liga 1 Vakum, Pemain Arema FC Tidak Terima THR

Jawa Timur

Pencairan gaji dimajukan dari jadwal sebelumnya.

06 May 2020 04:40 WIB

Didi Kempot Wafat, Arema FC: Musiknya Bisa Menyentuh Sepak Bola

Liga Indonesia

Musiknya sering diputar di Stadion Kanjuruhan.

22 Apr 2020 15:45 WIB

Liga 1 Baru Sebulan Lebih Dihentikan, Klub Mulai Menjerit

Liga Indonesia

Tak ada pemasukan, tapi tetap membayar gaji

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.