Sekelompok massa yang menamakan Gibas menolak acara deklarasi KAMI di Karawang. (Foto: Poskota)
Sekelompok massa yang menamakan Gibas menolak acara deklarasi KAMI di Karawang. (Foto: Poskota)

Acara KAMI di Karawang Dibubarkan Paksa

Ngopibareng.id Nusantara 30 September 2020 14:55 WIB

Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Regasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dibubarkan massa yang menamakan diri Gibas, Rabu, 30 September 2020.

Acara KAMI Karawang di Tugu Proklamasi Rengasdengklok itu rencananya bakal dihadiri mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo. Namun, acara itu mendapat penolakan dari organisasi masyarakat Gibas.

Mereka membawa spanduk bertuliskan, 'Aliansi Kerakyatan Anti Makar sebagai respons untuk membela persatuan nasional "akar rumpun" dan segenap masyarakat Karawang menolak deklarasi KAMI dan Gatot Nurmantyo di Karawang'.

Pada tulisan spanduk itu juga tertulis, 'Jangan kotori Karawang dengan politik kotor. Akar Rumpun Mendukung KITA, menolak KAMI'. Selain itu, Ormas tersebut meminta deklarasi tersebut dibubarkan dengan alasan melanggar protokol kesehatan.

"Karawang zona merah Covid-19, takutnya nanti akan ada penularan baru di Karawang ini. Masyarakat di sini gelar hajatan saja dibubarkan oleh Kepolisian, enggak boleh ada ramai-ramai. Ini kumpul begini jangan didiamkan," ujar Panglima Gibas Karawang Roni Karembong.

Apabila tidak mau bubar, anggota Ormas Gibas berencana membubarkan secara paksa massa KAMI yang hadir. "Dalam waktu 30 menit harus bubar. Kalau tidak, kita akan paksa bubarkan," kata Roni.

Petugas Satpol PP kemudian datang ke lokasi dan memberikan imbauan dan menyampaikan surat edaran Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Karawang. Surat edaran itu perihal protokol kesehatan dan melarang pengumpulan orang dalam jumlah banyak. Satpol PP juga menyampaikan aturan yang dibuat oleh Polri di massa pandemi Covid-19.

"Saat ini terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Karawang, sehingga diminta kegiatan pengumpulan massa dapat dilakukan secara daring atau virtual," kata seorang petugas Satpol PP.

Setelah itu, massa KAMI akhirnya membubarkan diri. Polisi dan Satpol PP kemudian menghalau agar massa KAMI maupun Gibas membubarkan diri.
Presidium KAMI Karawang Elyasa Budianto mengatakan, meski dibubarkan, KAMI sudah melakukan deklarasi pada Rabu pagi secara live streaming di media sosial. Ia mengaku tak masalah apabila kegiatan kali ini dibubarkan.

"Yang pasti saya sampaikan jika deklarasi sudah terjadi. Tadi kami jam 09.00 pagi sudah deklarasi. Jadi kami sudah eksis di Kabupaten Karawang, dan utamanya deklarasi sudah terjadi," ujar Elyasa.

Meski begitu, KAMI Karawang tetap menggelar nonton bareng film G30S PKI di rumah salah satu anggota KAMI. "Sebenarnya kita sudah live streaming juga. Tapi kami akan lanjutkan nonton bareng film G30S PKI di rumahnya Pak Haji Dadai," kata Elyasa.

Penulis : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

28 Feb 2021 22:10 WIB

Tak Jadi di Situbondo, Artidjo Alkostar Dimakamkan di UII Jogja

Nasional

Tak jadi dimakamkan di Situbondo.

28 Feb 2021 21:52 WIB

Arsenal Menang Besar di Kandang Leicester City

Liga Inggris

Leicester City harus telan pil pahit setelah kalah dari Arsenal 1-3.

28 Feb 2021 21:32 WIB

Atta Halilintar Diangkat Jadi Presiden Komunitas Motor Listrik

Ngopitainment

Bamsoet angkat Atta sebagai presiden komunitas motor listrik Indonesia.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...